Tawakal Kepada Allah

Oleh : Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah Tawakal kepada Allah maknanya adalah; menyerahkan segala urusan kepada-Nya, bersandar kepada-Nya subhanahu wa ta’ala dalam segala urusannya, dan menyerahkan urusan-urusannya kepada Allah subhanahu wa ta’ala dimana dia tidak lagi berpaling/menggantungkan urusan kepada selain-Nya. Tawakal kepada Allah ini tercakup di dalam perkara akidah/keyakinan; dimana seorang Read more

Menundukkan Diri Kepada Ilahi

Bismillah. Laa haula wa laa quwwata illa billah.

Setiap manusia adalah ciptaan Allah. Kita menyadari sepenuhnya bahwa ciptaan Allah memiliki hikmah yang luar biasa. Jika orang terkagum-kagum dengan makhluk-makhluk Allah dengan segala keunikan yang ada padanya, maka secara tidak langsung menuntut kita untuk lebih kagum dan mengakui kebesaran Allah dengan segala kesempurnaan dan kemuliaan-Nya.

(lebih…)

Doa Seorang Nenek

Bismillah.

Beberapa waktu silam, kalau tidak salah ingat Ramadhan tahun lalu atau dua tahun yang lalu. Seorang nenek tampak rajin sekali mendatangi masjid di kampung kami. Beliau berusaha untuk bisa datang lebih awal sebelum ashar dan pulang setelah tarawih.

(lebih…)

Kemana Hatimu Bergantung?

Bismillah.

Di dalam hadits sahih yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim disebutkan salah satu sifat orang yang akan mendapatkan naungan Allah pada hari kiamat adalah, “Seorang lelaki yang hatinya bergantung di masjid.” Di sisi lain, hadits itu juga menyebutkan golongan yang lain yaitu, “Seorang pemuda yang tumbuh dalam pengabdian kepada Allah.”

(lebih…)

Mengenal Tauhid [Bagian 31]

Bismillah.

Di dalam Kitab Tauhid-nya, Syaikh Muhammad at-Tamimi rahimahullah membawakan sebuah hadits yang panjang tentang diskusi yang terjadi di majelis Sa’id bin Jubair rahimahullah. Beliau adalah seorang ulama tabi’in dan salah satu murid terkemuka dari Sahabat Ibnu ‘Abbas radhiyallahu’anhuma.

(lebih…)

Faidah Tafsir al-Fatihah [bagian 7]

Materi :

– Isti’anah dan Tawakal kepada Allah

– Pengertian dan Keutamaan Tawakal

– Larangan Bertawakal kepada Makhluk

Isti’anah kepada Allah

Isti’anah (meminta pertolongan kepada Allah) adalah bagian dari ibadah. Meskipun demikian di dalam al-Fatihah ia disebutkan secara khusus setelah ibadah. Allah berfirman (yang artinya), “Hanya kepada-Mu kami beribadah dan hanya kepada-Mu kami meminta pertolongan/beristi’anah.” Hal ini menunjukkan betapa besarnya kebutuhan hamba untuk memohon pertolongan Allah dalam menjalankan semua ibadah. Karena sesungguhnya apabila Allah tidak menolongnya niscaya dia tidak akan bisa meraih apa yang dia kehendaki; apakah dalam hal melaksanakan perintah atau pun menjauhi larangan (lihat keterangan Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di rahimahullah dalam Taisir al-Karim ar-Rahman, hal. 39)

(lebih…)