Perhatian Ulama Terhadap Perkara Iman

usulsunnah

Syaikh Shalih Al-Fauzan berkata :

Iman itu terdiri dari keenam rukun ini (iman kepada Allah, malaikat, dst). Ia dinamakan dengan sebutan Ushul/Pokok-Pokok Iman. Atau disebut juga dengan rukun-rukun iman. Dari rukun-rukun inilah tersusun akidah. Akidah itu sendiri adalah apa-apa yang diyakini dan dipegang kuat-kuat di dalam hati. Ia biasa disebut akidah, disebut juga dengan iman. Sebagaimana halnya para salaf biasa menyebutnya dengan iman.

(lebih…)

Silsilah Syarah Kitab Tauhid. Bagian 9

quran3

9. Rangkuman Isi Mukadimah

Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah pada bagian awal kitab ini telah membawakan ayat, atsar, dan hadits dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Adapun ayat pertama yang beliau bawakan dari surat Adz-Dzariyat ayat 56 berisi hikmah penciptaan jin dan manusia, yaitu untuk beribadah. Ibadah tidak bisa terwujud kecuali dengan mengingkari sesembahan selain Allah. Oleh sebab itu beliau membawakan ayat berikutnya dalam surat An-Nahl ayat 36.

(lebih…)

Silsilah Syarah Kitab Tauhid. Bagian 7

abusalafy7

7. Larangan Terbesar

Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah membawakan firman Allah (yang artinya), “Katakanlah; Kemarilah akan aku bacakan kepada kalian apa-apa yang diharamkan Rabb kalian kepada kalian; yaitu janganlah kalian mempersekutukan dengan-Nya sesuatu apapun.” (Al-An’am : 151). Ayat ini memberikan peringatan keras dari syirik dengan segala bentuk dan variasinya (lihat Al-Jadid fi Syarhi Kitab At-Tauhid, hal. 30)

(lebih…)

Silsilah Syarah Kitab Tauhid. Bagian 5

syarah-kitab-tauhid

5. Hakikat Tauhid

Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah membawakan firman Allah (yang artinya), “Dan Rabbmu telah menetapkan bahwa janganlah kalian menyembah kecuali hanya kepada-Nya, dan kepada kedua orang tua hendaklah berbuat baik…” (Al-Israa’ : 23). Ayat ini menunjukkan tentang wajibnya mengesakan Allah dalam beribadah, dan inilah yang dimaksud dengan tauhid (lihat Al-Jadid fi Syarhi Kitabit Tauhid, hal. 24)

(lebih…)

Urgensi Telaah Kitab Tauhid

Al-qaulul-Mufid-Ala-Kitab-At-tauhid

Kitab Tauhid karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah adalah sebuah karya di bidang akidah yang sangat berharga. Seorang muslim akan mengenal tauhid dan akidah Islam secara lebih jelas melalui ayat-ayat dan hadits-hadits yang dibawakan oleh penulis di dalamnya. Oleh sebab itu telah menjadi tradisi di tengah para ulama untuk mempelajari dan mengkaji kitab ini dalam sistem pendidikan dan program utama mereka.

(lebih…)

Nasehat Ulama Salaf

d8abd985d8b1d8a9-d8a7d984d8b9d984d985-d8a7d984d8b9d985d984

dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan cahaya dan kegelapan, yang mengeluarkan kaum beriman dari kegelapan menuju cahaya. Salawat dan salam semoga tercurah kepada penutup nabi dan rasul, pembawa petunjuk Islam kepada segenap insan akhir zaman.

(lebih…)

Meniti Jalan Lurus

55421-stock-photo-sky-blue-clouds-far-off-places-street-mountain

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan sesungguhnya ini adalah jalan-Ku yang lurus, maka ikutilah ia. Janganlah kalian mengikuti jalan-jalan yang lain, karena hal itu akan mencerai-beraikan kalian dari jalan-Nya.” (Al-An’am : 153)

(lebih…)

Laksana Bahtera Nabi Nuh

oleh : Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah

Dalam salah satu ceramahnya, beliau berkata :

فمن أراد النجاة فعليه معرفة مذهب السلف، والتمسك به، والدعوة إليه، فهو الطريق النجاة، هو سفينة نوح عليه السلام من ركبها نجا، ومن تركها هلك وغرق في الضلال، فلا نجاة لنا إلا بمذهب السلف، ولا يمكن أن نعرف مذهب السلف إلا بالتعلم، تعلمه وتدريسه ودراسته مع سؤال الله: (اهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيم * صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ)

ندعو الله أن يوفقنا له وأن يثبتنا عليه لابد من هذا، ليست المسألة مسألة دعوى، والدعوى إذا لم يقيموا عليها بينات أهلها أدعياء، ليست المسألة مسألة انتساب والله جل وعلا يقول: (وَالَّذِينَ اتَّبَعُوهُمْ بِإِحْسَانٍ) يعني: بإتقان، ولن تتقن مذهب السلف إلا إذا عرفته تعلمته، ولن تتمسك به إلا إذا صبرت عليه،

Maka barangsiapa yang menghendaki keselamatan, wajib atasnya untuk mengenali madzhab/pemahaman salaf (sahabat, tabi’in, dan tabi’ut tabi’in, pent) serta berpegang teguh dengannya, dan juga mendakwahkannya. Itulah jalan keselamatan.

(lebih…)