Terbukanya Dunia

Bismillah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah seorang pembimbing yang sangat mengkhawatirkan keadaan umatnya. Diantara perkara yang dikhawatrikan oleh beliau adalah ketika umat Islam ini dibukakan atau dibentangkan untuk mereka urusan-urusan duniawi beserta fitnah dan kerusakannya. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : فَوَاللَّهِ لا الفَقْرَ أَخْشَى علَيْكُم، ولَكِنْ أَخَشَى Read more

Metode dalam Berdakwah

Bismillah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memberikan panduan kepada kita bagaimana cara dalam menggerakkan dakwah di tengah masyarakat. Sebagaimana telah dijelaskan dalam hadits Ibnu ‘Abbas radhiyallahu’anhuma :  قالَ رَسولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عليه وسلَّمَ لِمُعَاذِ بنِ جَبَلٍ حِينَ بَعَثَهُ إلى اليَمَنِ: إنَّكَ سَتَأْتي قَوْمًا أهْلَ كِتَابٍ، فَإِذَا جِئْتَهُمْ، فَادْعُهُمْ Read more

Menuduh Diri Teledor

Bismillah. Para ulama menyebutkan diantara tanda keikhlasan adalah seorang menuduh dirinya atau memandang bahwa dirinya masih penuh dengan taqshir/kurang atau tidak beres dalam menunaikan kewajiban. Diantara atsar/riwayat yang mendukung hal ini adalah apa yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari rahimahullah di dalam Sahih-nya secara mu’allaq/tanpa sanad : وقال ابن أبي مليكة Read more

Berpaling Ke Kanan atau Ke Kiri Setelah Sholat

Imam Bukhari rahimahullah membawakan hadits dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu, beliau berkata, “Janganlah salah seorang dari kalian memberikan tempat sedikit pun bagi setan untuk merusak sholatnya. Dimana dia beranggapan bahwa wajib baginya ketika selesai sholat berpaling hanya dari arah kanan. Karena aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sering sekali berpaling -menghadap jama’ah- dari arah kiri.” (HR. Bukhari no. 828)

(lebih…)

Meraih Hidayah dan Keamanan

Imam Bukhari menuturkan : Qutaibah bin Sa’id menuturkan kepada kami. Dia berkata : Jarir menuturkan hadits kepada kami dari al-A’masy dari Ibrahim dari ‘Alqomah dari Abdullah -yaitu Ibnu Mas’ud- bahwa beliau berkata : Ketika turun ayat ini (yang artinya), “Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuri imannya dengan kezaliman…” (al-An’am : 82) maka hal itu terasa berat bagi para sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka mengatakan, “Siapakah diantara kita ini yang tidak mencampuri imannya dengan kezaliman?!” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pun menanggapi : Sesungguhnya bukan itu yang dimaksudkan. Tidakkah kalian pernah mendengar ucapan Luqman (yang artinya), “Sesungguhnya syirik itu benar-benar kezaliman yang sangat besar.” (HR. Bukhari no. 64444, lihat dalam Minhatul Malik al-Jalil, 12/389)  

(lebih…)

Kedudukan as-Sunnah Dalam Islam

xky3x2

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Allah ta’ala berfirman

وَأَنْزَلْنَا إِلَيْكَ الذِّكْرَ لِتُبَيِّنَ لِلنَّاسِ مَا نُزِّلَ إِلَيْهِمْ وَلَعَلَّهُمْ يَتَفَكَّرُونَ

(yang artinya), “Dan Kami turunkan kepadamu adz-dzikr/al-Qur’an supaya kamu jelaskan kepada manusia apa-apa yang diturunkan kepada mereka itu, dan mudah-mudahan mereka mau memikirkan.” (QS. An-Nahl : 44)

(lebih…)

Keutamaan Rasa Malu

13883839508610

oleh : Imam Bukhari rahimahullah

باب الحياء من الإيمان

Bab. Rasa Malu Adalah Bagian Dari Iman

حدثنا عبد الله بن يوسف قال أخبرنا مالك بن أنس عن ابن شهاب عن سالم بن عبد الله عن أبيه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم مر على رجل من الأنصار وهو يعظ أخاه في الحياء فقال رسول الله صلى الله عليه وسلم دعه فإن الحياء من الإيمان

(lebih…)