Luruskan Niatmu!

Bismillah. Pada bagian sebelumnya, kita telah menyebutkan beberapa hal penting yang sepatutnya kita mengerti dalam proses mengenal agama Islam. Kalau teman-teman belum baca monggo (silakan) bisa dibaca dulu ya di sini [buka] Alhamdulillah, ini merupakan lanjutan dari tulisan sebelumnya tentang ‘Dari Mana Aku Belajar Islam?’. Kita semestinya selalu ingat bahwa Read more

Mengenal Imam al-Humaidi

Bismillah. Imam al-Humaidi rahimahullah (wafat tahun 219 H) adalah salah seorang ulama ahli hadits besar, murid dari para ulama besar terdahulu semacam Fudhail bin Iyadh, Sufyan bin Uyainah, Waki’, dan Imam Syafi’i. Diantara murid dari Imam al-Humaidi adalah amirul mukminin fil hadits Imam Bukhari rahimahullah. Beliau bernama Abdullah bin az-Zubair Read more

Tegaknya Hujjah

Bismillah. Diantara pelajaran berharga yang telah disampaikan oleh para ulama terhadap kitab Ushul Tsalatsah adalah tegaknya hujjah bagi para hamba dengan diturunkannya wahyu al-Qur’an. Oleh sebab itu dikatakan oleh Imam Syafi’i rahimahullah ketika mengomentari kandungan surat al-‘Ashr, “Seandainya Allah tidak menurunkan hujjah kepada makhluk-Nya selain surat ini niscaya ini sudah Read more

Ayo Luruskan Niat

Bismillah. Diantara nasihat yang sering diulang-ulang oleh para ulama adalah kewajiban untuk meluruskan niat dalam beramal kebaikan. Sebagaimana yang dilakukan oleh Umar bin Khattab radhiyallahu’anhu dalam khutbahnya menyampaikan hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ‘innamal a’maalu bin niyaat’; “Sesungguhnya amal-amal itu dinilai dengan niatnya.” (HR. Bukhari dan Muslim) Imam Bukhari Read more

Ingat Urgensi Ikhlas

Bismillah. Salah satu pelajaran paling penting dalam kitab hadits Arba’in Nawawiyah adalah wajibnya kita menjaga keikhlasan dalam beramal. Hadits pertama yang dibawakan oleh Imam an-Nawawi rahimahullah dari Umar bin Khattab radhiyallahu’anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya amal-amal itu dinilai dengan niatnya…” (HR. Bukhari dan Muslim) Ikhlas terletak di Read more

Mengenal Shahih Bukhari

Bismillah. Kitab Shahih Bukhari adalah salah satu kitab hadits utama yang menjadikan rujukan para ulama di sepanjang masa. Kitab ini dinamakan dengan al-Jami’ ash-Shahih oleh penulisnya dan lebih terkenal dengan sebutan Shahih Bukhari. Penulisnya yaitu Imam Muhammad bin Isma’il al-Bukhari rahimahullah, beliau wafat pada tahun 256 H. Imam Bukhari dijuluki Read more

Ilmu Lebih Dulu

Bismillah. Diantara faidah berharga yang bisa kita petik dari risalah Ushul Tsalatsah karya Syaikh Muhammad at-Tamimi rahimahullah adalah mengenai pentingnya ilmu agama sebagai landasan bagi ucapan dan amal perbuatan. Imam Bukhari rahimahullah berkata : Bab, Ilmu sebelum ucapan dan amalan. Dalilnya firman Allah (yang artinya), “Maka ketahuilah bahwa tidak ada ilah/sesembahan yang benar Read more

4 Misi Hidup

Bismillah… Salah satu keistimewaan risalah Ushul Tsalatsah (tiga landasan utama) yang disusun oleh Syaikh Muhammad at-Tamimi rahimahullah adalah keberadaan mukadimah imaniyah yang diletakkan di bagian awal risalah ini. Dimana beliau menerangkan tentang wajibnya 4 perkara yang menjadi kunci-kunci kebaikan. Keempat perkara itu adalah; ilmu, amal, dakwah dan sabar. Empat kewajiban Read more

Mengenal Sahih Bukhari dan Penulisnya

Bismillah; dengan memohon pertolongan kepada Allah… Sahih Bukhari sebuah kitab hadits yang tidak diragukan oleh kaum muslimin mengenai kandungan ilmu dan hikmah yang tersimpan di dalamnya. Tidak kurang dari 7000 hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dicantumkan oleh Imam Bukhari rahimahullah dalam kitabnya itu. Imam Bukhari seorang ulama besar pemimpin kalangan ahli Read more

56 Hadits dan Atsar Pilihan [Bagian 1]

images2

Amalan Yang Paling Utama

[1] Dari Abu ‘Amr asy-Syaibani, dia berkata: Pemilik rumah ini -beliau mengisyaratkan dengan tangan menunjuk rumah Abdullah (Ibnu Mas’ud)- telah menuturkan kepadaku. Beliau berkata: Aku pernah bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Amalan apakah yang lebih dicintai Allah ‘azza wa jalla?”. Beliau menjawab, “Sholat pada waktunya.” Aku bertanya lagi, “Lalu apa?”. Beliau menjawab, “Kemudian berbakti kepada kedua orang tua.” Aku bertanya lagi, “Lalu apa?”. Beliau menjawab, “Kemudian berjihad di jalan Allah.” Beliau -Ibnu Mas’ud- berkata, “Beliau telah menuturkan kepadaku itu semua. Seandainya aku meminta tambahan lagi niscaya beliau juga akan menambahkannya kepadaku.” (HR. Bukhari dan Muslim)

(lebih…)