Mengenal Tiga Landasan Utama

Penulis Kitab

Kitab Ushul Tsalatsah (tiga landasan utama) ditulis oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah. Beliau bernama Muhammad bin Abdul Wahhab bin Sulaiman bin Ali at-Tamimi. Beliau dilahirkan pada tahun 1115 H dan wafat pada tahun 1206 H. Beliau berasal dari keturunan kabilah bani Tamim yang dikabarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwasanya mereka adalah orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap Dajjal sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Bukhari (no. 2543). Hal ini menunjukkan bahwa kabilah ini akan terus ada hingga masa munculnya Dajjal (lihat Kutub wa Rasa’il Abdil Muhsin, 5/39)

Baca Selengkapnya

Silsilah Syarah Kitab Tauhid. Bagian 9

quran3

9. Rangkuman Isi Mukadimah

Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah pada bagian awal kitab ini telah membawakan ayat, atsar, dan hadits dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Adapun ayat pertama yang beliau bawakan dari surat Adz-Dzariyat ayat 56 berisi hikmah penciptaan jin dan manusia, yaitu untuk beribadah. Ibadah tidak bisa terwujud kecuali dengan mengingkari sesembahan selain Allah. Oleh sebab itu beliau membawakan ayat berikutnya dalam surat An-Nahl ayat 36.

Baca Selengkapnya

Silsilah Syarah Kitab Tauhid. Bagian 6

10613068_785640641503062_6557688159310305575_n

6. Perintah Paling Agung

Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah membawakan firman Allah (yang artinya), “Sembahlah Allah dan janganlah kalian mempersekutukan dengan-Nya sesuatu apapun.” (An-Nisaa’ : 36). Ayat yang mulia ini menunjukkan wajibnya beribadah kepada Allah semata dan mengingkari segala sesembahan selain-Nya (lihat Al-Jadid fi Syarhi Kitab At-Tauhid, hal. 27)

Baca Selengkapnya

Silsilah Syarah Kitab Tauhid. Bagian 5

syarah-kitab-tauhid

5. Hakikat Tauhid

Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah membawakan firman Allah (yang artinya), “Dan Rabbmu telah menetapkan bahwa janganlah kalian menyembah kecuali hanya kepada-Nya, dan kepada kedua orang tua hendaklah berbuat baik…” (Al-Israa’ : 23). Ayat ini menunjukkan tentang wajibnya mengesakan Allah dalam beribadah, dan inilah yang dimaksud dengan tauhid (lihat Al-Jadid fi Syarhi Kitabit Tauhid, hal. 24)

Baca Selengkapnya

Silsilah Syarah Kitab Tauhid. Bagian 2

bismillah____by_carberrylovett-d4mjpyy

2. Kandungan Basmalah

Basmalah mengandung keimanan kepada uluhiyah Allah dan sifat-sifat-Nya. Di dalam nama ‘Allah’ terkandung tauhid uluhiyah yaitu kewajiban mengesakan Allah dalam beribadah. Ibnu ‘Abbas radhiyallahu’anhuma berkata, “Allah yaitu yang memiliki hak uluhiyah dan ibadah atas seluruh makhluk-Nya.” (lihat Fat-hul Majid, hal. 11 cet. Darul Hadits)

Baca Selengkapnya

Silsilah Syarah Kitab Tauhid. Bagian 1

265

1. Memulai Dengan Basmalah

Penulis -Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah memulai kitabnya dengan basmalah ‘yaitu ucapan bismillahirrahmanirrahim’. Syaikh Abdurrahman bin Hasan rahimahullah menjelaskan, bahwa hal itu adalah dalam rangka mengikuti Kitabullah dan juga melaksanakan kandungan hadits “Setiap perkara penting yang tidak diawali dengan bismillahirrahmanirrahim, maka ia terputus.” Hadits ini dihasankan oleh Ibnu Sholah. Selain itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memulai surat-suratnya dengan tulisan basmalah, sebagaimana dalam surat yang dikirim kepada Heraklius pembesar Romawi (lihat Fat-hul Majid, hal. 10 cet. Darul Hadits)

Baca Selengkapnya

Urgensi Telaah Kitab Tauhid

Al-qaulul-Mufid-Ala-Kitab-At-tauhid

Kitab Tauhid karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah adalah sebuah karya di bidang akidah yang sangat berharga. Seorang muslim akan mengenal tauhid dan akidah Islam secara lebih jelas melalui ayat-ayat dan hadits-hadits yang dibawakan oleh penulis di dalamnya. Oleh sebab itu telah menjadi tradisi di tengah para ulama untuk mempelajari dan mengkaji kitab ini dalam sistem pendidikan dan program utama mereka.

Baca Selengkapnya