Tidak Cukup Bermodalkan Pengakuan

The_Cherry_Tree_by_Gwarf

Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah berkata:

 Islam yang sahih pada masa sekarang ini adalah terasing. Adapun islam yang hanya sekedar pengakuan, maka lihatlah jumlah umat Islam sekarang ini. Jumlah mereka lebih dari 1 milyar. Meskipun demikian Islam yang sahih itu telah mengalami keterasingan. Karena seandainya jumlah 1 milyar umat ini berada di atas Islam yang sahih/jernih niscaya tidak ada seorang pun [umat manapun] di dunia ini yang berani menghadapi mereka!!

(lebih…)

Silsilah Syarah Kitab Tauhid. Bagian 10

1456620_604996592869318_2084261106_n

10. Keutamaan Tauhid

Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah membawakan bab setelah mukadimah dengan judul ‘Bab Keutamaan Tauhid dan Pengampunan Dosa’. Para ulama menerangkan, bahwa pengampunan dosa adalah bagian dari keutamaan tauhid. Sehingga di sini disebutkan keutamaan tauhid secara umum, dan lebih khusus lagi yang berkaitan dengan pengampunan dosa. Kemudian, dalam ungkapan ‘pengampunan dosa’ ini terkandung makna dosa-dosa apa saja yang akan terampuni dengan sebab tauhid. Dari keterangan yang akan beliau bawakan akan jelas bagi kita bahwa tauhid bisa menghapuskan segala dosa, selama itu bukan syirik atau kekafiran.

(lebih…)

Silsilah Syarah Kitab Tauhid. Bagian 6

10613068_785640641503062_6557688159310305575_n

6. Perintah Paling Agung

Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah membawakan firman Allah (yang artinya), “Sembahlah Allah dan janganlah kalian mempersekutukan dengan-Nya sesuatu apapun.” (An-Nisaa’ : 36). Ayat yang mulia ini menunjukkan wajibnya beribadah kepada Allah semata dan mengingkari segala sesembahan selain-Nya (lihat Al-Jadid fi Syarhi Kitab At-Tauhid, hal. 27)

(lebih…)

Silsilah Syarah Kitab Tauhid. Bagian 5

syarah-kitab-tauhid

5. Hakikat Tauhid

Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah membawakan firman Allah (yang artinya), “Dan Rabbmu telah menetapkan bahwa janganlah kalian menyembah kecuali hanya kepada-Nya, dan kepada kedua orang tua hendaklah berbuat baik…” (Al-Israa’ : 23). Ayat ini menunjukkan tentang wajibnya mengesakan Allah dalam beribadah, dan inilah yang dimaksud dengan tauhid (lihat Al-Jadid fi Syarhi Kitabit Tauhid, hal. 24)

(lebih…)