Sekedar Catatan

Bismillah. Wa bihi nasta’iinu.

Tidak henti-hentinya semestinya kita bersyukur kepada Allah. Sebab setiap detik waktu yang kita lalui adalah berkat nikmat dan karunia-Nya. Setiap tetes air yang kita minum, setiap hembusan nafas yang kita lakukan, dan setiap detak jantung yang kita rasakan.

(lebih…)

Tertutupnya Aib Karunia dari Allah

oleh : Syaikh Abdurrazzaq al-Badr hafizhahullah

Beliau berkata :

قال عبد الله بن شوذب رحمه الله:

«اجْتَمَعَ قَوْمٌ فَتَذَاكَرُوا أَيُّ النِّعَمِ أَفْضَلُ؟ فَقَالَ رَجُلٌ: مَا سَتَرَ اللهُ بِهِ بَعْضَنَا عَنْ بَعْضٍ، قَالَ: فَيرَوْنَ أَنَّ قَوْلَ ذَلِكَ أَرْجَحُ»

حلية الأولياء لأبي نعيم (6/131).

ألا ما أجلها من نعمة، ولو كُشف الستر لبانت عيوب وتَبدَّت ذنوب، لكن نسأل الذي سترها أن يغفرها إنّه ستّير غفور.

Abdullah bin Syaudzab rahimahullah mengatakan :

(lebih…)

Rezeki Ma’rifat

Bismillah. Wa bihi nasta’iinu.

Setiap kali disebutkan kata ‘rezeki’ banyak orang berpikiran seputar harta dan kenikmatan dunia. Tidak dipungkiri bahwa rezeki semacam itu adalah rezeki; yang dengannya seorang bisa menjadi golongan kaum bertakwa ketika dia mau menyisihkan sebagian rezeki itu di atas jalan ketaatan dan perjuangan menegakkan agama Islam.

(lebih…)

Merdeka dengan Tauhid!

Bismillah. Wa bihi nasta’iinu.

Umat manusia merasa gembira dengan sebuah kemerdekaan. Merdeka dari penjajahan dan penindasan artinya adalah bebas dari belenggu dan kehinaan. Oleh sebab itu begitu banyak perjuangan dan pengorbanan yang diberikan demi terwujudnya kemerdekaan.

(lebih…)