Sifat Hati Yang Selamat
Hati yang selamat adalah hati yang bersih dari : syirik, keragu-raguan, cinta kepada keburukan, terus-menerus dalam bid’ah dan dosa.
Hati yang selamat adalah hati yang bersih dari : syirik, keragu-raguan, cinta kepada keburukan, terus-menerus dalam bid’ah dan dosa.
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Tidaklah diragukan bagi segenap insan, bahwa hidup di alam dunia ini adalah cobaan. Allah berfirman (yang artinya), “Allah yang telah menciptakan kematian dan kehidupan untuk menguji kalian; siapakah diantara kalian yang terbaik amalnya.” (Al-Mulk : 2)
—
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Apa pun kenikmatan yang ada pada kalian, maka itu adalah berasal dari Allah.” (An-Nahl : 53)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada dua nikmat yang banyak orang tertipu dan merugi pada keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang.” (HR. Al-Bukhari dalam Kitab Ar-Riqaq)
Betapa pentingnya waktu, sampai-sampai Allah bersumpah dengan waktu dalam banyak ayat Al-Qur’an. Diantaranya Allah bersumpah demi waktu malam, waktu dhuha, waktu siang, dan waktu ashar. Waktu adalah nikmat yang sangat besar.
Imam Ibnu Hajar rahimahullah berkata :
الشكر هو الاعتراف بالنعمة والقيام بالخدمة
“Syukur adalah mengakui nikmat dan menunaikan khidmat /pengabdian–kepada Allah-.”
oleh : Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah
الحمد لله رب العالمين، أمر بالدعاء ووعد بالإجابة، فأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له، توعد المجرمين بالعقاب، ووعد المتقين بالإثابة. وبعد
Segala puji bagi Allah Rabb seru sekalian alam. yang telah memerintahkan untuk berdoa dan menjanjikan untuk mengabulkan doa itu. Aku bersaksi bahwa tiada ilah/sesembahan yang benar selain Allah semata yang tidak ada sekutu bagi-Nya. Allah yang telah mengancam kepada para durjana/pelaku dosa dengan hukuman dan yang menjanjikan pahala untuk orang-orang bertakwa.
oleh : Syaikh Abdurrazzaq al-Badr hafizhahullah
Syaikh berkata :
عن عبد الله بن محمد بن الكَوَّاء، أنَّه قال للربيع بن خثيم: ما نراك تعيب أحدا ولا تذمُّه فقال: «ويلك يا ابن الكَوَّاء ما أنا عن نفسي براض فأتفرَّغُ من ذنبي إلى حديث الناس، إنَّ الناس خافوا الله تعالى على ذنوب الناس وأمنوه على نفوسهم» الحلية لأبي نعيم (2/110).
حقًا فكم من أناس تفرغوا لعيوب الآخرين، ونسوا عيوب أنفسهم من ترك لواجبات وارتكاب لمنهيات.
Diriwayatkan dari Abdullah bin Muhammad bin al-Kawwaa’. Bahwa suatu ketika dia berkata kepada ar-Rabi’ bin Khutsaim, “Kami tidak pernah melihatmu mencela atau mengkritik seorang pun?”.
Pengertian Takwa
Thalq bin Habib rahimahullah berkata, “Takwa adalah kamu melakukan ketaatan kepada Allah di atas cahaya dari Allah karena mengharapkan pahala dari Allah, serta kamu meninggalkan kemaksiatan kepada Allah di atas cahaya dari Allah karena takut hukuman Allah.” (Jami’ al-‘Ulum wa al-Hikam, hal. 211 cet Dar al-Hadits 1418 H)
Keterangan Gambar : ‘Tidaklah benar penghambaanmu selama di dalam hatimu masih ada tersisa kebergantungan hati kepada selain Allah’ [Ibnul Qayyim]
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah…
Anda mungkin masih bisa mengingat, masa-masa kecil anda, dimana anda berkumpul bersama rekan-rekan anda, bergurau, bercanda, bermain, dan ada kalanya anda tertarik untuk menghampiri masjid, menunaikan sholat di dalamnya, walaupun ketika itu mungkin masjid tak sebagus masa-masa sekarang.
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Segala puji bagi Allah. Salawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah.
Amma ba’du.
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Wahai orang-orang yang beriman! Selamatkanlah diri-diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka…”