Mengenal Tauhid [Bagian 45]

Bismillah.

Alhamdulillah pada kesempatan ini kita dipertemukan kembali untuk bersama-sama melanjutkan pembahasan mengenal tauhid dengan memetik faidah dari Kitab Tauhid karya Syaikh Muhammad at-Tamimi rahimahullah. Pada bagian sebelumnya, kita telah membaca dalil pertama yang dibawakan oleh beliau di dalam bab tafsir tauhid dan syahadat laa ilaha illallah.

(lebih…)

Kewajiban Bertauhid

doa agar terhindar dari syirik

—

Segala puji bagi Allah Rabb seru sekalian alam. Salawat dan salam semoga terlimpah kepada nabi kita Muhammad, para sahabatnya, dan segenap pengikut jalan mereka. Amma ba’du.

Kaum muslimin yang dirahmati Allah, sesungguhnya tauhid adalah kewajiban terbesar yang Allah perintahkan kepada setiap insan. Allah jalla wa ‘ala berfirman (yang artinya), “Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (Adz-Dzariyat : 56)

(lebih…)

Adalah Sebuah Kebahagiaan

photo.jpg

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Kaum muslimin yang dirahmati Allah, kenikmatan yang Allah berikan kepada kita sungguh tiada terhingga. Kenikmatan-kenikmatan yang sangat memberikan arti di dalam kehidupan kita. Meskipun demikian, kita dapati diri kita amat jauh dari kesungguhan dan keseriusan dalam bersyukur kepada-Nya. Kita sering lalai dari mensyukuri nikmat Allah.

(lebih…)

Keadaan Ayah Nabi Di Akhirat

1349

Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah pernah ditanya :

أسأل الثاني وأنا أعتقد بأن علي إثم في هذا السؤال وهو أن لدينا ناساً يقولون إن عبد الله أبا محمد صلى الله عليه وسلم هو للنار، وناس يقولون لا بل هو للجنة لأنه أبو نبي، أفيدونا جزاكم الله خيراً، وهل عليّ إثم في هذا السؤال، وإذا كان علي إثم فهل له كفارة؟ أفيدونا جزاكم الله خيراً ودمتم؟

“Pertanyaan kedua yang ingin saya ajukan, dan saya berkeyakinan saya berdosa dengan mengajukan pertanyaan ini. Yaitu ada orang-orang di tempat kami yang mengatakan bahwa Abdullah ayah Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam itu tempatnya di neraka. Kemudian ada orang-orang lain yang mengatakan ‘tidak’, bahkan beliau itu masuk surga, karena dia adalah ayah dari nabi. Oleh sebab itu berikanlah penjelasan bagi kami jazakumullahu khairan. Dan apakah saya berdosa dengan pertanyaan ini. Seandainya berdosa, maka apakah ada kaffarah/penebusnya? Berikanlah faidah kepada kami jazakumullahu khairan?”

(lebih…)