Catatan Pelajaran Fiqih, Pertemuan Ke-1

images (2)

بســــــــم الله الــــرحمـــــن الـــــرحيم

Pelajaran Fiqih Ibadah [1]

Oleh: Widodo, santri Ma’had al-Mubarok angkatan Ke-1

Pembicara: Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal hafizhahullah

Sesungguhnya segala puji hanya milik Allah Ta’ala semata, kami memuji, memohon pertolongan dan meminta ampun kepada-Nya. Shalawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada penutup para nabi yaitu nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam  beserta keluarga, dan para sahabatnya yang senantiasa istiqomah di jalan-Nya.

(lebih…)

Hukum Orang Yang Meninggalkan Puasa

selamat-berpuasa

Orang yang meninggalkan puasa karena meremehkan dan malas tidaklah menjadi kafir. Hal itu dikarenakan orang itu tetap dihukumi pada asalnya muslim sampai tegak dalil yang membuktikan bahwa dia telah keluar dari Islam. Sementara tidak tegak dalil yang menunjukkan bahwa orang yang tidak berpuasa keluar dari Islam. Selama dia meninggalkan puasa itu karena meremehkan atau malas.

(lebih…)

Kumpulan Fatwa [Bagian 2]

Sea Wallpaper

Mengetahui Imam Dalam Keadaan Berhadats

[11] Syaikh as-Sa’di rahimahullah pernah ditanya, “Apabila sebagian makmum mengetahui bahwa imam dalam keadaan berhadats, apakah hal itu menyebabkan batalnya sholat para jama’ah yang lain?” Beliau menjawab, “Apabila sebagian makmum mengetahui -dengan pasti, pent- bahwa imam dalam keadaan berhadats maka status tidak sah/batal sholat itu hanya berlaku bagi yang mengetahui. Adapun para makmum yang lain yang tidak mengetahui, sholat mereka adalah sah tanpa ragu sedikit pun.” (lihat al-Majmu’ah al-Kamilah [16/121])

(lebih…)

Kumpulan Fatwa [Bagian 1]

Blue Backgound And White Abstract Lines

Berbicara Ketika Istinja’

[01] Syaikh as-Sa’di rahimahullah pernah ditanya, “Apakah dimakruhkan berbicara ketika sedang istinja’?” Beliau menjawab, “Hal itu tidak dimakruhkan. Yang dimakruhkan adalah berbicara ketika sedang buang hajat. Dan yang lebih utama adalah hendaknya seorang insan meninggalkan pembicaraan yang tidak dibutuhkan pada saat auratnya tersingkap di tempat manapun ia berada.” (lihat al-Majmu’ah al-Kamilah [16/90])

(lebih…)

Penjelasan Mendasar Seputar Amal

sky-and-flowers

[1] Amal Adalah Buah Ilmu

Syaikh Abdurrahman bin Qasim rahimahullah berkata, “Amal adalah buah dari ilmu. Ilmu dicari untuk menuju sesuatu yang lain -yaitu amal- sebagaimana halnya sebatang pohon. Adapun amal laksana buahnya. Oleh sebab itu harus mengamalkan agama Islam, karena orang yang memiliki ilmu namun tidak beramal lebih jelek daripada orang yang bodoh.” (lihat Hasyiyah Tsalatsah al-Ushul, hal. 12) 

(lebih…)

Mengenal Hakikat dan Keutamaan Ilmu

62681_520099854717370_572449455_n

[1] Apa Yang Dimaksud Dengan Ilmu?

Syaikh Abdurrahman bin Qasim rahimahullah menjelaskan, bahwa hakikat ilmu itu adalah mengetahui petunjuk dengan dalilnya. Apabila disebutkan kata ‘ilmu’ -dalam pembicaraan para ulama atau dalil agama- maka yang dimaksudkan adalah ilmu syar’i (lihat Hasyiyah Tsalatsah al-Ushul, hal. 10)

(lebih…)