Bismillah.
Dari Thariq bin Asy-yam radhiyallahu’anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
مَنْ قَالَ: لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، وَكَفَرَ بِمَا يُعْبَدُ مِنْ دُونِ اللهِ حَرُمَ مَالُهُ وَدَمُهُ، وَحِسَابُهُ عَلَى اللهِ
“Barangsiapa yang mengucapkan laa ilaha illallah dan mengingkari segala yang disembah selain Allah maka terjaga harta dan darahnya serta hisabnya adalah urusan Allah.” (HR. Muslim)
Hadits yang agung ini mengandung pelajaran bahwa seorang muslim tidak hanya mengucapkan laa ilaha illallah; tetapi dia juga harus menolak segala bentuk peribadatan kepada selain Allah/kufur kepada thaghut.
Kalimat laa ilaha illallah tidak cukup berupa ucapan dengan lisan tetapi juga harus diwujudkan dalam bentuk pemurnian ibadah kepada Allah semata dan meninggalkan ibadah kepada selain-Nya.
Hadits ini juga menunjukkan terpeliharanya harta dan darah setiap muslim; yaitu tidak boleh menumpahkan darahnya kecuali dengan alasan yang dibenarkan di dalam syariat.
Hadits ini juga menunjukkan bahwa hukum di dunia didasarkan pada hal-hal yang tampak, sementara hukum di akhirat akan dinilai berdasarkan dengan apa-apa yang tersimpan di dalam batin berupa niat dan tujuan dalam beramal.
Referensi : https://hadeethenc.com/ar/browse/hadith/6765
0 Komentar