Mengenal Tauhid [Bagian 39]
Bismillah.
Alhamdulillah pada kesempatan ini kita berjumpa kembali dalam seri mengenal tauhid dengan memetik faidah dari Kitab Tauhid karya Syaikh Muhammad at-Tamimi rahimahullah.
Bismillah.
Alhamdulillah pada kesempatan ini kita berjumpa kembali dalam seri mengenal tauhid dengan memetik faidah dari Kitab Tauhid karya Syaikh Muhammad at-Tamimi rahimahullah.
Segala puji bagi Allah. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah, para sahabatnya, dan segenap pengikut setia mereka hingga akhir masa. Amma ba’du.
Bismillah.
Alhamdulillah kita kembali dipertemukan untuk bersama-sama memetik faidah dari Kitab Tauhid karya Syaikh Muhammad at-Tamimi rahimahullah. Pada bagian sebelumnya kita telah membahas seputar pentingnya dakwah tauhid dan hal-hal yang hendaknya dimiliki oleh seorang yang berdakwah.
Ibadah memiliki urgensi yang sangat agung. Disebabkan Allah menciptakan makhluk, mengutus para rasul dan menurunkan kitab-kitab demi memerintahkan mereka beribadah kepada-Nya dan melarang beribadah kepada selain-Nya. Allah berfirman (yang artinya), “Tidaklah Aku menciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (adz-Dzariyat : 56). Maknanya Allah menciptakan mereka untuk diperintah agar beribadah kepada-Nya dan dilarang dari bermaksiat kepada-Nya (lihat Kutub wa Rasa’il Abdil Muhsin, 6/189)
Bismillah.
Alhamdulillah kita panjatkan puji syukur kepada Allah atas limpahan rahmat dan karunia-Nya semata kita masih bisa memeluk agama Islam dan mempelajari ajaran-ajarannya yang sangat bermanfaat dan memberikan kebaikan demi kebaikan bagi para pengikutnya.
Bismillah.
Segala puji bagi Allah Rabb langit dan bumi. Salawat dan salam semoga terlimpah kepada nabi kita Muhammad, para sahabatnya, dan segenap pengikut setia mereka. Amma ba’du.
Bismillah.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah, tidaklah samar bagi kita bahwa agama ini membawa kepada kebaikan di dunia dan di akhirat. Bagi siapa saja yang mau mengikuti ajaran Allah dan tuntunan Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam, maka bahagia itulah buah dan hasilnya.
Bismillah.
Alhamdulillah bisa bertemu kembali dalam seri mengenal tauhid dengan memetik faidah dari Kitab Tauhid karya Syaikh Muhammad at-Tamimi rahimahullah.