Pengakuan Setan

Imam Ibnu ‘Ashim dan yang lainnya meriwayatkan hadits dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau bersabda, “Setan berkata : Aku telah membinasakan manusia dengan dosa-dosa. Akan tetapi mereka membinasakanku dengan laa ilaha illallah dan istighfar. Ketika aku melihat hal itu aku pun menyebarkan di tengah mereka penyimpangan (hawa nafsu dan bid’ah). Sehingga mereka berbuat dosa namun tidak beristighfar. Karena mereka mengira bahwa dirinya melakukan perbuatan baik dengan sebaik-baiknya.” (lihat Ikramul Muwahhidin, hal. 9)

(lebih…)

Ikhlas dan Mutaba’ah

Diantara kaidah penting yang harus dipahami oleh setiap penggerak dakwah -bahkan oleh setiap muslim- adalah bahwa agama Islam ini dibangun di atas dua pondasi yang agung; yaitu ikhlas kepada Allah dan mutaba’ah kepada nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam.

(lebih…)

Taman Ilmu dan Keimanan

Belajar Memahami Ikhlas

Allah berfirman (yang artinya), “Dan tidaklah mereka diperintahkan melainkan supaya beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan kepada-Nya agama dengan hanif, mendirikan sholat, dan menunaikan zakat. Dan itulah agama yang lurus.” (al-Bayyinah : 5)

(lebih…)

Berpaling Ke Kanan atau Ke Kiri Setelah Sholat

Imam Bukhari rahimahullah membawakan hadits dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu, beliau berkata, “Janganlah salah seorang dari kalian memberikan tempat sedikit pun bagi setan untuk merusak sholatnya. Dimana dia beranggapan bahwa wajib baginya ketika selesai sholat berpaling hanya dari arah kanan. Karena aku melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sering sekali berpaling -menghadap jama’ah- dari arah kiri.” (HR. Bukhari no. 828)

(lebih…)