Bismillah.
Diantara kaidah penting yang semestinya kita mengerti adalah memahami hakikat ibadah yang harus kita tujukan kepada Allah semata.
Para ulama menjelaskan bahwa ibadah merupakan bentuk perendahan diri kepada Allah dengan penuh ketaatan yaitu dengan melaksanakan perintah-perintah-Nya, tunduk dan patuh kepada syari’at atau aturan Allah, dengan dilandasi kecintaan yang tertinggi kepada-Nya.
Rumus ibadah itu adalah tunduk melakukan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Sebagian ulama juga mendefinisikan bahwa ibadah itu mencakup sifat dan karakter yang berangkat dari pengagungan yang mana Allah khususkan bentuk pengagungan itu untuk diri-Nya Yang Maha Tinggi.
Atau dengan bahasa lain, ibadah itu merupakan ekspresi kecintaan dan perendahan diri kita kepada Allah. Dengan bentuk kita patuh terhadap perintah dan larangan-Nya. Ibadah harus disertai dengan kecintaan dan pengagungan. Ringkasnya, ibadah itu adalah ketaatan.
Keterangan : Tulisan ini digubah dari Tajrid at-Tauhid karya Syaikh Faishal al-Jasim hafizhahullah hal. 13 – 14 dengan sedikit perubahan dan penambahan.
Penyusun : Redaksi www.al-mubarok.com
0 Komentar