Memupuk Ketakwaan

Bismillah.

Takwa dan iman digambarkan seperti sebatang pohon. Ia memiliki akar, cabang, dan buah. Akar ketakwaan tertanam di dalam hati dan bercabang dalam bentuk amal-amal ketaatan serta membuahkan amal salih dan kebaikan demi kebaikan.

(lebih…)

Pemadam Fitnah

Adalah Thalq bin Habib rahimahullah -salah seorang ulama terdahulu- mengatakan, “Jagalah diri kalian dari fitnah dengan takwa.” Ada yang bertanya kepadanya, “Gambarkan kepada kami takwa itu seperti apa?” maka beliau menjawab, “Yaitu kamu melakukan ketaatan kepada Allah di atas cahaya dari Allah seraya mengharap pahala dari Allah, dan kamu meninggalkan maksiat kepada Allah di atas cahaya dari Allah seraya takut akan azab Allah.” Atsar ini diriwayatkan oleh Imam Ahmad, Ibnu Abi Dun-ya, dan lain-lain (lihat Mauqif al-Muslim minal Fitan, oleh Syaikh Dr. Muhammad bin Umar bin Salim Bazmul hafizhahullah, hal. 92)

(lebih…)

Tegak di atas Takwa

Takwa sebuah kalimat yang ringkas dan sarat akan makna. Di dalam takwa terkandung ilmu dan amal. Terkandung rasa takut dan harapan. Terkandung ibadah dan ketaatan. Terkandung ikhlas dan ittiba’ kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Takwa menjadi kunci kebahagiaan dan jalan keselamatan bagi insan beriman.

(lebih…)