Baca Kitab Syarh Qawa’id Arba’ (Bagian 4)
Bismillah.
Alhamdulillah dengan taufik Allah semata, berikut ini kami sajikan sebuah tautan untuk mengunduh rekaman pembacaan kitab Syarh Qawa’id Arba’ (penjelasan empat kaidah pokok) karya Syaikh Shalih bin Abdul Aziz alu Syaikh hafizhahullah dengan tema :
Kitab ‘Husnul Ifadah’
Bismillah.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah, alhamdulillah berikut ini Perpustakaan al-Mubarok menyajikan sebuah tautan untuk mengunduh pdf kitab aqidah karya Syaikh Dr. Muhammad Musa alu Nashr rahimahullah yang berjudul :
Mengenal Tauhid [Bagian 16]
Bismillah.
Segala puji bagi Allah. Salawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah, para sahabatnya, dan segenap pengikut setia mereka. Amma ba’du.
Kembali berjumpa lagi dalam seri mengenal Tauhid dengan memetik faidah dari Kitab Tauhid karya Syaikh Muhammad at-Tamimi rahimahullah. Kita masih berada di bagian awal bab keutamaan tauhid dan dosa-dosa yang terhapus olehnya.
Mengenal Pembagian Tauhid
Bismillah.
Alhamdulillah berikut ini kami sajikan sebuah rekaman kajian Silsilah Tauhid bagian 3 yang disampaikan oleh Ustaz Afifi Abdul Wadud hafizhahullah dengan tema :
Fitrah Tauhid Rububiyah
Bismillah.
Salah satu perkara yang telah ditanamkan di dalam fitrah manusia adalah keyakinan keesaan pencipta dan pengatur alam; bahwa tidak ada yang menciptakan alam ini selain Allah. Inilah yang disebut dengan istilah tauhid rububiyah; mengesakan Allah dalam hal perbuatan-perbuatan-Nya.
Keyakinan Yang Benar dalam Hal Tauhid Rububiyah
oleh : Syaikh Dr. Abdussalam bin Barjas rahimahullah
Ahlus Sunnah wal Jama’ah meyakini bahwasanya Allah ta’ala semata yang maha esa dalam hal penciptaan, kekuasaan, dan pengaturan [alam semesta]. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya Rabb kalian adalah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa kemudian Dia menetap tinggi di atas Arsy, Dia menutupkan malam kepada siang dan malam itu mengikutinya dengan cepat. Dan matahari serta bulan dan bintang-bintang ditundukkan dengan perintah-Nya. Ketahuilah, bahwa hanya milik-Nya penciptaan dan perintah. Maha berkah Allah Rabb seru sekalian alam.” (al-A’raaf : 54)
Faidah Hadits Jibril [bagian 5]
Materi :
– Iman kepada Allah
– Tauhid Rububiyah Sudah Menjadi Fitrah Manusia
– Tauhid Rububiyah Saja Tidak Cukup
Iman kepada Allah
Iman kepada Allah mencakup iman terhadap wujud Allah, iman terhadap rububiyah-Nya, uluhiyah-Nya, dan asma’ wa shifat-Nya. Oleh sebab itu wajib mentauhidkan Allah dalam hal rububiyah, uluhiyah, dan asma’ wa shifat (lihat keterangan Syaikh Abdul Muhsin al-‘Abbad hafizhahullah dalam Kutub wa Rasa’il Abdil Muhsin, 3/28)
Beberapa Catatan Seputar Tauhid
> Pengertian Tauhid :
Tauhid adalah mengesakan Allah dalam hal-hal yang menjadi kekhususan-Nya. Tauhid terbagi tiga; mentauhidkan Allah dalam hal rububiyah, uluhiyah, dan asma’ wa shifat. Tauhid rububiyah maksudnya mengesakan Allah sebagai satu-satunya pencipta, penguasa dan pemelihara alam semesta. Tauhid uluhiyah artinya mengesakan Allah dalam beribadah; menujukan ibadah kepada Allah semata dan meninggalkan sesembahan selain-Nya. Tauhid asma’ wa shifat adalah mengesakan Allah dalam hal nama-nama dan sifat-sifat-Nya.
Kajian Tafsir al-Fatihah – Ustadz Dwi
Bismillah.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah, alhamdulillah bisa hadir kembali untuk menyajikan sebuah rekaman kajian bersama Ustadz Dwi Abu Dzulqarnain hafizhahullah.









