Buku ‘Mutiara Faidah Kitab Tauhid’
Bismillah.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah, tidaklah diragukan bahwa tauhid adalah perkara paling pokok di dalam hidup. Oleh sebab itu semestinya kita bersemangat untuk belajar dan berusaha mengamalkannya.
Bismillah.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah, tidaklah diragukan bahwa tauhid adalah perkara paling pokok di dalam hidup. Oleh sebab itu semestinya kita bersemangat untuk belajar dan berusaha mengamalkannya.
—
Segala puji bagi Allah Rabb seru sekalian alam. Salawat dan salam semoga terlimpah kepada nabi kita Muhammad, para sahabatnya, dan segenap pengikut jalan mereka. Amma ba’du.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah, sesungguhnya tauhid adalah kewajiban terbesar yang Allah perintahkan kepada setiap insan. Allah jalla wa ‘ala berfirman (yang artinya), “Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (Adz-Dzariyat : 56)
oleh : Syaikh Dr. Husain bin ‘Audah al-‘Awaisyah hafizhahullah
Ada yang bertanya kepada beliau :
شيخنا الكريم زادك الله علما وعملا وإخلاصا، أمران أعانيهما وربما أهلكاني:
الأول: أني أنسب عمل الخير لنفسي و أعجب به
الثاني: كأني أستكثر العمل الصالح ممتنا فلا أكثر
زادك الله نفعا للأمة شيخنا الكريم وثبتك وجعلك مباركا أينما كنت
Guru kami yang mulia, semoga Allah menambahkan kepada anda ilmu, amal, dan keikhlasan. Ada dua perkara yang saya hadapi dan seringkali membinasakan saya :
Oleh : Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Segala puji bagi Allah Rabb seru sekalian alam.
Salawat dan salam semoga tercurah kepada hamba dan utusan-Nya; Nabi kita Muhammad, kepada keluarganya, serta segenap para sahabatnya dan orang-orang yang mengikuti petunjuknya, berjalan di atas jalannya, dan berpegang teguh dengan sunnahnya hingga hari kiamat.
Bismillah.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah, tidaklah diragukan bahwa masalah akidah adalah masalah yang sangat penting bagi seorang muslim. Karena akidah adalah pondasi dalam agamanya. Tidak akan baik agama seorang hamba tanpa akidah yang benar.
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Tidaklah pantas bagi seorang lelaki yang beriman, demikian pula perempuan yang beriman, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu perkara lantas masih ada bagi mereka pilihan yang lain dalam urusan mereka. Barangsiapa yang durhaka kepada Allah dan Rasul-Nya sungguh dia telah tersesat dengan kesesatan yang amat nyata.” (QS. Al-Ahzab: 36)
Hisyam ad-Dastuwa’i rahimahullah berkata, “Demi Allah, aku tidak sanggup untuk berkata bahwa suatu hari aku pernah berangkat menimba ilmu hadits ikhlas karena mengharap wajah Allah ‘azza wa jalla.” (lihat Ta’thirul Anfas, hal. 254)
Menyelami Faidah Kalimatul Ikhlas
Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Iman terdiri dari tujuh puluh sekian atau enam puluh sekian cabang. Yang paling utama adalah ucapan laa ilaha illallah dan yang terendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan. Dan rasa malu adalah salah satu cabang keimanan.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Ikhlas. Mudah untuk diucapkan, namun butuh banyak hal untuk bisa diwujudkan. Diantara faktor utama untuk bisa ikhlas tentu saja adalah dengan taufik dan pertolongan Allah. Tanpa pertolongan-Nya maka sedikit pun ikhlas tak akan pernah menghampiri.
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat : 56)