Pengakuan Setan

Imam Ibnu ‘Ashim dan yang lainnya meriwayatkan hadits dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, bahwa beliau bersabda, “Setan berkata : Aku telah membinasakan manusia dengan dosa-dosa. Akan tetapi mereka membinasakanku dengan laa ilaha illallah dan istighfar. Ketika aku melihat hal itu aku pun menyebarkan di tengah mereka penyimpangan (hawa nafsu dan bid’ah). Sehingga mereka berbuat dosa namun tidak beristighfar. Karena mereka mengira bahwa dirinya melakukan perbuatan baik dengan sebaik-baiknya.” (lihat Ikramul Muwahhidin, hal. 9)

(lebih…)

Sebuah Perjalanan

pohon

Percayalah, bahwa hidup ini adalah perjalanan. Itulah mengapa kita selalu memohon kepada Allah petunjuk kepada jalan yang lurus. Tidak lain karena hidup ini adalah perjalanan. Banyak pilihan yang ditawarkan kepada kita, namun jalan yang benar adalah jalan yang mengantarkan ke surga. Adapun selain itu adalah jalan-jalan yang menjerumuskan ke dalam lembah neraka.

(lebih…)

Melepaskan Diri Dari Perbudakan Setan

ss-090625-wld-heritage-03.ss_full

Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah mengatakan :

والإنسان عبد ولابد فإما أن يكون عبدا لله وإما أن يكون عبدا للشيطان، وإما أن يكون عبدا لهواه، وإما أن يكون عبدا لدنياه، وإما أن يكون عبدا للأصنام والأوثان والأنداد:

هربوا من الرق الذي خلقوا له *** فبلوا برق النفس والشيطان

فالإنسان عبد ولابد؛ لكنه إذا عبد الله، تحرر من عبودية ما سواه

(lebih…)