Seri Faidah Kitab Tauhid [3]
Bismillah.
Setelah membawakan ayat ke-56 dari surat adz-Dzariyat, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah menyebutkan ayat ke-36 dari surat an-Nahl.
Bismillah.
Setelah membawakan ayat ke-56 dari surat adz-Dzariyat, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah menyebutkan ayat ke-36 dari surat an-Nahl.
Bismillah.
Keistimewaan Kitab Tauhid
Berikut ini beberapa petikan faidah seputar kedudukan dan keistimewaan Kitab Tauhid karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah. Kami sarikan dari keterangan Syaikh Abdul Muhsin al-‘Abbad hafizhahullah. Semoga bermanfaat.
1. Memulai Dengan Basmalah
Penulis -Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah memulai kitabnya dengan basmalah ‘yaitu ucapan bismillahirrahmanirrahim’. Syaikh Abdurrahman bin Hasan rahimahullah menjelaskan, bahwa hal itu adalah dalam rangka mengikuti Kitabullah dan juga melaksanakan kandungan hadits “Setiap perkara penting yang tidak diawali dengan bismillahirrahmanirrahim, maka ia terputus.” Hadits ini dihasankan oleh Ibnu Sholah. Selain itu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam memulai surat-suratnya dengan tulisan basmalah, sebagaimana dalam surat yang dikirim kepada Heraklius pembesar Romawi (lihat Fat-hul Majid, hal. 10 cet. Darul Hadits)