Durhaka dan Petaka

Bismillah.

Siapa saja yang memperhatikan perjalanan sejarah kehidupan umat manusia akan melihat bahwa silih bergantinya waktu dan generasi seolah membuat banyak orang lupa tentang tujuan hidup dan jalan kebenaran yang harus dia tempuh. Umat-umat terdahulu yang Allah hancurkan -dengan segala kehebatan dan kemegahan yang mereka capai- tidak tunduk kepada aturan dan hukum Allah.

(lebih…)

Menjernihkan Sikap dan Tanggapan

Bismillah.

Seorang Ustaz –hafizhahullah– pernah menyampaikan pepatah arab yang artinya, “Setiap bejana akan memercikkan sesuatu yang ada di dalamnya.” Maksud dari ungkapan ini adalah setiap orang akan mengeluarkan atau menanggapi sesuatu sesuai dengan apa-apa yang ada di dalam hatinya.

(lebih…)

Saat Ramadhan Mulai Berkemas…

Penulis : Ustaz Afifi Abdul Wadud. B.A. hafizhahullah

Abu Hurairah –radhiyallahu ‘anhu– berkata,

أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ارْتَقَى الْمِنْبَرَ فَقَالَ آمِيْنَ آمِيْنَ آمِيْنَ فَقِيْلَ لَهُ يَا رَسُوْلَ اللهِ مَا كُنْتَ تَصْنَعُ هَذَا فَقَالَ قَالَ لِيْ جِبْرَائِيْلُ عَلَيْهِ السَّلَامُ رَغِمَ أَنْفُ عَبْدٍ دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ فَلَمْ يُغْفَرْ لَهُ فَقُلْتُ آمِيْنَ

“Rasulullah –Shollallahu ‘alaihi wasallam– naik ke atas mimbar seraya bersabda, Amiin…amiin…amiin”. Beliau ditanya, “Wahai Rasulullah, engkau tidak pernah melakukan seperti ini”. Belaiu menjawab, “Jibril -alaihis salam- berkata kepadaku, “Semoga kecelakaan bagi seorang hamba yang didatangi oleh bulan Romadhon, namun tidak diberi ampunan”, maka saya pun berkata, “Amiin”. [HR. Ibnu Khuzaimah, Ahmad dalam Al-Musnad, di-shohih-kan oleh Al-Albaniy dalam Shohih Al-Adab Al-Mufrod (646)]

(lebih…)

Cerdas Berlandas Ikhlas

oleh : M. Iqbal hafizhahullah – pengurus Ma’had Umar Bin Khattab Yogyakarta –

Allah subhanahu wa ta’ala memerintahkan hambaNya untuk beribadah secara IKHLAS, dalam firmanNya :

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللهَ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ خُنَفَاءَ

“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan (ikhlas) ketaatan kepadaNya dalam (menjalankan) agama yang lurus” (al-Bayyinah : 5)

(lebih…)

Cintailah Ia Sepenuhnya, Jangan Kau Duakan Cinta-Nya

Cinta adalah sesuatu yang tidak akan pernah habis untuk dikupas dan dibahas. Karena setiap orang memiliki pengertian masing-masing dalam menerjemahkan apa itu cinta. Namun pembahasan kali ini akan membahas cinta makhluk kepada Sang Khaaliq. Yang dalam pengertian Islam dikenal dengan Mahabbah. Mencintai Allah termasuk ibadah. Mahabbah (kecintaan) kepada Allah adalah tujuan akhir dan derajat tertinggi.

(lebih…)