Langit Pun Hampir Pecah

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Hampir-hampir saja langit pecah karenanya, bumi akan terbelah, dan gunung-gunung pun akan runtuh ketika mereka mendakwakan bahwa ar-Rahman/Allah memiliki anak. Dan tidaklah pantas bagi ar-Rahman untuk memiliki anak. Tidaklah segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi melainkan pasti akan datang kepada ar-Rahman sebagai hamba.” (Maryam : 90-93)

(lebih…)

Untaian Nasihat Ulama (4)

Bagian 4.
Hakikat dan Buah Keimanan

Hakikat Iman

Hasan al-Bashri rahimahullah berkata, “Bukanlah iman itu dicapai semata-mata dengan menghiasi penampilan atau berangan-angan, akan tetapi iman adalah apa yang tertanam di dalam hati dan dibuktikan dengan amalan.” (lihat Aqwal at-Tabi’in fi Masa’il at-Tauhid wa al-Iman, hal. 1124)

(lebih…)

Tiga Tanda Kebahagiaan

Para ulama menjelaskan bahwa kebahagiaan adalah di tangan Allah, dan hal itu tidak akan bisa diraih kecuali dengan ketaatan kepada Allah. Ketaatan kepada Allah itu tersimpulkan dalam tiga keadaan; ketika diberi nikmat bersyukur, ketika ditimpa musibah bersabar, dan ketika terjerumus dalam dosa maka beristighfar. Inilah tiga tanda kebahagiaan hamba, sebagaimana disebutkan oleh Imam Ibnul Qayyim rahimahullah dalam mukadimah al-Wabil ash-Shayyib.

(lebih…)

Untaian Nasihat Ulama (3)

Bagian 3.
Keutamaan Ilmu

Nikmat Menimba Ilmu

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah ar-Rajihi hafizhahullah mengatakan, “Sesungguhnya menimba

ilmu adalah nikmat yang sangat agung. Dan sebuah anugerah dari Rabb kita subhanahu wa ta’ala. Karena menimba ilmu itu adalah salah satu bentuk ketaatan yang paling utama, dan salah satu ibadah yang paling mulia. Sampai-sampai para ulama mengatakan, “Sesungguhnya menimba ilmu adalah lebih utama daripada ibadah-ibadah sunnah.” Artinya adalah bahwa memfokuskan diri dalam rangka menimba ilmu itu lebih utama daripada memfokuskan diri untuk melakukan ibadah-ibadah sunnah seperti sholat sunnah, puasa sunnah, dan lain sebagainya…” (lihat Minhatul Malik al-Jalil, 1/5)

(lebih…)