Beberapa Nasihat Emas Syaikh Shalih al-Fauzan

0c0fe303776a4f1c8bb8e4cae61869a6

Nasihat Ke-1: Tidak Boleh Fanatik Buta

Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah pernah ditanya:

 

Apa hukum orang yang mencintai seorang alim/ulama atau da’i lalu dia mengatakan, ‘Sesungguhnya aku sangat mencintai beliau. Aku tidak senang mendengar siapa pun yang melontarkan bantahan kepadanya. Aku akan selalu mengambil pendapat/ucapan-ucapannya; meskipun bertentangan dengan dalil. Karena syaikh ini tentu lebih mengetahui dalil daripada kita’?

(lebih…)

Ujian Di Dalam Hidup

kajian-islam

Alhamdulillah. Salawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah. Amma ba’du.

 Kaum muslimin yang dirahmati Allah, hidup ini adalah ujian.

Allah menguji hamba-hamba-Nya dengan berbagai bentuk keadaan. Bencana, musibah, kesempitan, dan kesusahan; ini adalah sebagian bentuk ujian. Di sisi lain, ada pula kesenangan, kelapangan, kekayaan; ini pun bentuk lain daripada cobaan.

(lebih…)

Petunjuk dan Agama Yang Benar

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Allah ta’ala berfirman,

هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَىٰ وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ

“Dialah [Allah] Yang telah mengutus rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benaruntuk menampakkannya/memenangkannya di atas semua agama, walaupun orang-orang musyrik tidak suka.” (QS. At-Taubah: 33)

(lebih…)

Menelusuri Jejak Keikhlasan Salafus Shalih

images (1)

Fudhail bin ‘Iyadh rahimahullah berkata, “Dahulu dikatakan: Bahwa seorang hamba akan senantiasa berada dalam kebaikan, selama jika dia berkata maka dia berkata karena Allah, dan apabila dia beramal maka dia pun beramal karena Allah.” (lihat Ta’thir al-Anfas min Hadits al-Ikhlas, hal. 592)

Sufyan ats-Tsauri rahimahullah berkata kepada seseorang sembari menasihatinya, “Hati-hatilah kamu wahai saudaraku, dari riya’ dalam ucapan dan amalan. Sesungguhnya hal itu adalah syirik yang sebenarnya. Dan jauhilah ujub, karena sesungguhnya amal salih tidak akan terangkat dalam keadaan ia tercampuri ujub.” (lihat Ta’thir al-Anfas, hal. 578)

(lebih…)