Bismillah.

Alhamdulillah dengan taufik dari Allah semata kegiatan dakwah di Masjid Jami’ al-Mubarok YAPADI dapat terlaksana; tentu saja dengan segala kekurangan dan keterbatasan yang ada. ‘Ala kulli haal, semua kebaikan yang terwujud adalah murni hidayah dan pertolongan dari Allah semata.

Belum ada 1 bulan, Masjid Jami’ al-Mubarok YAPADI kini mulai mendapatkan amanah baru untuk ‘merawat’ ruang khusus untuk pemancar Radio Muslim Jogja yang kini alhamdulillah telah bisa mengudara di gelombang FM Komunitas di frekuensi 107,7 FM untuk wilayah Kasihan, Gamping, UMY dan sekitarnya. Radio ini dikelola oleh Yayasan Pendidikan Islam Al-Atsari dan mendapatkan sambutan hangat dari para pendengar di Jogja dan sekitarnya.

Teman-teman yang tinggal di MJM (singkatan dari Masjid Jami’ al-Mubarok) tentu tidak bisa lepas dari tugas menjaga fasilitas ini. Mungkin orang sering menyebut mereka sebagai marbot atau penjaga masjid. Akan tetapi sesungguhnya tugas mereka jauh lebih besar daripada itu; sebab mereka juga bertugas menjadi imam sholat, mu’adzin, pengajar TPA, petugas kebersihan, memasak air untuk pengajian, merawat gen set dsb.

Tugas sebagai marbot atau takmir harian adalah tugas yang sangat mulia. Bagaimana tidak/ Sementara mereka berkhidmat untuk rumah Allah; sebuah tempat yang paling dicintai Allah di atas muka bumi. Oleh sebab itu dibutuhkan kesabaran dan keikhlasan di dalam melaksanakannya. Mereka mungkin tidak bisa mendapatkan upah bulanan layaknya pegawai atau pekerja di sebuah perusahaan. Karena kepentingan umat lebih diutamakan daripada kepentingan mereka sendiri. Kas masjid pun belum tentu cukup untuk membayar kesetiaan dan pengorbanan mereka.

Akan tetapi di sana lah keikhlasan itu ditempa. Kesabaran dan kesadaran diuji. Pengurus masjid yang notabene relawan pun tidak tega jika memberikan beban tugas yang berlebihan kepada mereka. Karena mereka juga manusia yang butuh istirahat, butuh mencari nafkah dan butuh mengerjakan tugas-tugas kuliah. Jika ada kekurangan atau keteledoran dari anak-anak muda ini dalam merawat kegiatan masjid maka telinga dan hati kami sangat terbuka untuk menerima masukan dan arahan. Sebab mereka hanyalah sedang berusaha untuk mempersembahkan baktinya untuk agama.

Dari sinilah kita semestinya membuka hati dan pikiran, bahwa masjid bukanlah museum atau istana yang digunakan untuk pamer koleksi atau panggung untuk bermegah-megahan. Sebab masjid merupakan pusat penghambaan kepada Allah. Di masjid itulah adzan dikumandangkan, sholat jama’ah ditegakkan, majelis ilmu dibuka dan dirutinkan, serta pendidikan al-Qur’an disajikan untuk masyarakat dan anak-anak kaum muslimin.

Alhamdulillah para muhsinin dan donatur dengan kelapangan hatinya berusaha untuk terus mendukung kegiatan masjid ini dari hari ke hari. Ada yang berusaha untuk membantu mengisikan pulsa listrik setiap bulannya. Ada yang berusaha untuk menyediakan camilan, snack dan konsumsi untuk jama’ah dan takmir masjid. Ada pula yang berusaha membantu biaya pengadaan pengajian rutin setiap pekannya. Ada pula yang menyumbangkan dana untuk air minum para jama’ah. Dan begitu banyak bantuan yang telah diberikan oleh warga masyarakat dan para dermawan. Semoga Allah memberikan balasan terbaik untuk mereka semuanya.

Yayasan Pangeran Diponegoro (YAPADI) yang menaungi kegiatan Masjid Jami’ al-Mubarok pun bertanggung-jawab untuk mengelola kegiatan yang lain seperti Rumah Tahfidz Ashabul Kahfi (RTAK) di Dipowinatan dan Wisma al-Mubarok di Ngebel – belakang Kampus UMY. Selain itu YAPADI juga berkomitmen untuk mendukung kegiatan sosial di masyarakat sekitar seperti pembangunan fasilitas jalan kampung.

Alhamdulillah para warga dan tokoh masyarakat di Donotirto telah memulai perbaikan jalan kampung di perbatasan Sleman dan Bantul sejak beberapa waktu lalu. Kaum muslimin yang ingin membantu program perbaikan jalan kampung ini bisa menyalurkan donasinya melalui rekening resmi Yayasan Pangeran Diponegoro berikut ini :

BSI no : 710 206 3737 atas nama Yayasan Pangeran Diponegoro 

Dengan menyampaikan konfirmasi donasi via WA ke nomor : 

0853 3634 3030. (keterangan : donasi jalan kampung)

Donasi yang dibutuhkan sebesar kurang lebih 30 juta dan sementara ini yang sudah masuk ke rekening YAPADI sekitar 500ribu.  Yuk, kita dukung bersama program perbaikan jalan ini untuk kemajuan dakwah Islam…

Penyusun : Redaksi www.al-mubarok.com


Redaksi

Redaksi al-mubarok.com dikelola oleh relawan dan pegiat dakwah Masjid Jami' al-Mubarok (MJM) YAPADI Yogyakarta

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *