Kitab Tauhid (Bagian 12)
Bismillah.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah, berikut ini kami sajikan lanjutan rekaman kajian Kitab Tauhid karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah.
Bismillah.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah, berikut ini kami sajikan lanjutan rekaman kajian Kitab Tauhid karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah, berikut ini kami sajikan sebuah ceramah dari Syaikh Shalih bin Abdul Aziz alu Syaikh hafizhahullah yang membahas Qawa’id Arba’ -empat kaidah pokok- karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah.
Para ulama menjelaskan bahwa kebahagiaan adalah di tangan Allah, dan hal itu tidak akan bisa diraih kecuali dengan ketaatan kepada Allah. Ketaatan kepada Allah itu tersimpulkan dalam tiga keadaan; ketika diberi nikmat bersyukur, ketika ditimpa musibah bersabar, dan ketika terjerumus dalam dosa maka beristighfar. Inilah tiga tanda kebahagiaan hamba, sebagaimana disebutkan oleh Imam Ibnul Qayyim rahimahullah dalam mukadimah al-Wabil ash-Shayyib.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah…
Tidaklah samar bagi kita tentang pentingnya untuk belajar aqidah dari kitab para ulama salaf. Oleh sebab itu menjadi kebutuhan bagi setiap penimba ilmu untuk membaca dan mengkaji kitab para ulama dalam bab aqidah.
Segala puji bagi Allah. Salawat dan salam semoga tercurah kepada nabi kita Muhammad, para sahabatnya, dan segenap pengikut setia mereka. Amma ba’du.
Bismillah.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah, berikut ini kami sajikan lanjutan rekaman kajian Ushul Tsalatsah -tiga landasan utama- karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah.
Bagian 7.
Sebab Munculnya Kesyirikan
Penulis rahimahullah berkata, “Kaidah yang kedua; sesungguhnya mereka mengatakan ‘tidaklah kami berdoa kepada mereka -sesembahan selain Allah, pent- dan menujukan keinginan kami kepada mereka kecuali untuk mencari kedekatan diri dan syafa’at’…”
Kesimpulan Kaidah Pertama
Di dalam kaidah pertama dari kitab Qawa’id Arba’, Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah memberikan penegasan kepada kita mengenai :
Bismillah.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah, kita berjumpa kembali dalam seri artikel mengenal kitab ulama. Pada bagian kedua ini kami akan menyajikan gambaran sekilas mengenai sebuah kitab kecil namun sarat faidah.
Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa meninggal dalam keadaan mempersekutukan Allah maka dia masuk neraka.” Dan aku -Ibnu Mas’ud- berkata, “Barangsiapa meninggal dalam keadaan tidak mempersekutukan Allah maka dia masuk surga.” (HR. Bukhari dan Muslim)