Dua Poros Penghambaan

Bismillah. Wa bihi nasta’iinu.

Kaum muslimin yang dimuliakan Allah, ibadah menduduki posisi yang sangat agung di dalam agama. Karena ibadah kepada Allah merupakan hikmah dan tujuan penciptaan. Orang-orang yang mulia di sisi Allah adalah yang beribadah kepada-Nya dan meninggalkan ibadah kepada selain-Nya. Di sinilah kita perlu memahami dengan baik makna ibadah.

(lebih…)

Faidah Tafsir al-Fatihah [bagian 6]

Materi :

– Makna dan Hakikat Ibadah

– Pokok-Pokok Ibadah

– Syarat Diterimanya Ibadah

Surat al-Fatihah mengandung pelajaran penting seputar makna dan hakikat ibadah. Di dalamnya terkandung pokok-pokok ibadah; yaitu cinta, takut, dan harap. Di dalamnya juga terkandung syarat diterimanya ibadah; yaitu harus ikhlas dan sesuai tuntunan. Di dalamnya juga terkandung ketetapan bahwa ibadah adalah hak Allah semata, tidak boleh menujukan ibadah kepada selain-Nya.

(lebih…)

Faidah Ushul Tsalatsah [bagian 5]

Materi :

– Mengenal Allah

– Ilmu tentang Allah

– Mengenal Nabi

Mengenal Allah

Kita berjumpa kembali dalam seri belajar aqidah dari kitab al-Ushul ats-Tsalatsah karya Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah. Setelah menyampaikan tentang wajibnya berilmu, maka beliau pun menerangkan apa yang dimaksud dengan ilmu.  Beliau berkata, “…Ilmu itu adalah mengenal Allah…” (lebih…)

Faidah Ushul Tsalatsah [bagian 4]

Materi :

– Ilmu Yang Wajib Dipelajari

– Keutamaan Menimba Ilmu

– Ilmu dan Ketakwaan

Ilmu Yang Wajib Dipelajari

Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah mengatakan, “[Kewajiban] Yang Pertama; Ilmu…” Apa yang dimaksud dengan ilmu di sini? Mari kita simak keterangan berikut ini…

(lebih…)

Faidah Tafsir al-Fatihah [bagian 4]

Materi :

– Penetapan Sifat Rahmat bagi Allah

– Sifat Dzatiyah dan Sifat Fi’liyah

– Konsekuensi Rahmat Allah

Penetapan Sifat Rahmat bagi Allah

Di dalam ayat ar-Rahmanir Rahim terkandung penetapan salah satu sifat Allah, yaitu sifat rahmat/kasih sayang. Rahmat Allah itu maha luas, baik rahmat yang meliputi semua makhluk maupun rahmat yang hanya diberikan kepada hamba-hamba-Nya yang bertakwa (lihat Taisir al-Karim ar-Rahman, dalam al-Majmu’ah al-Kamilah [1/33])

(lebih…)