Merajut Makna Penghambaan

Hakikat Ibadah

Hakikat ibadah itu adalah ketundukan dan perendahan diri. Apabila disertakan bersamanya kecintaan dan kepatuhan maka jadilah ia ibadah secara syar’i. Dalam tinjauan syari’at, ibadah itu adalah melaksanakan perintah dan menjauhi larangan dengan dilandasi rasa cinta, harap, dan takut (lihat at-Tam-hiid, cet. Dar al-Minhaj, hal. 22)

(lebih…)

Mengaminkan Doa Khotib

Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah pernah ditanya :

Apakah mengaminkan doa imam setelah selesai khutbah pada sholat Jum’at termasuk bid’ah, atau ketika sang imam berdoa lalu kita menjawab sesudah doanya dengan ucapan ‘amin’. Apakah hal ini termasuk bid’ah? Berikanlah faidah untuk kami, jazakumullahu khairan.

(lebih…)

Meninggalkan Sholat Sunnah Rawatib

Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah pernah ditanya :

Dalam sebagian kesempatan saya merasakan sedikit kerisauan -sedang banyak pikiran, pent- setelah mengerjakan sholat. Atau terkadang saya merasa mengantuk dan malas sehingga saya pun tidak mengerjakan sholat sunnah rawatib. Apakah saya bersalah karena hal itu?

(lebih…)

Memutus Sholat Sunnah Ketika Iqomah

Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah pernah ditanya :

Saya melihat sebagian orang ketika sedang menunaikan sholat sunnah lalu imam mulai mendirikan sholat [wajib] padahal dia telah melakukan sholat satu raka’at dan baru mulai masuk ke raka’at kedua tiba-tiba dia memutuskan sholatnya tanpa menyelesaikan raka’at keduanya. Apakah hal ini boleh ataukah tidak?

(lebih…)