Sebuah Perjalanan
Hidup adalah perjalanan waktu demi waktu, bulan demi bulan, tahun demi tahun. Hidup tidak hanya menyembulkan kesenangan dan kegembiraan. Ada kalanya hidup harus menyembulkan kesedihan dan kesusahan. Inilah kehidupan di alam dunia.
Hidup adalah perjalanan waktu demi waktu, bulan demi bulan, tahun demi tahun. Hidup tidak hanya menyembulkan kesenangan dan kegembiraan. Ada kalanya hidup harus menyembulkan kesedihan dan kesusahan. Inilah kehidupan di alam dunia.
Menghamba kepada Allah adalah hikmah penciptaan kita. Mengikuti kehendak dan ajaran-ajaran Allah serta tunduk kepada perintah dan larangan-Nya. Merendahkan diri dan mengagungkan Allah dengan penuh kecintaan, takut, dan harapan. Menggantungkan hati kepada Allah, bukan kepada selain-Nya. Sebab Allah semata yang menguasai seluruh alam semesta.
Syaikh Abdul Karim al-Khudhair hafizhahullah pernah ditanya :
لو سمحتم أن توضحوا مسألة: ارتكاب المعاصي وترك الواجبات لا يسلم من شوب شرك؟
Kalau sekiranya anda berkenan mohon jelaskan perkara : bergelimang maksiat dan meninggalkan kewajiban itu tidak terlepas dari bercak/noda kesyirikan?
Bismillah.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah, alhamdulillah pada kesempatan ini kami bisa menyajikan kembali salah satu rekaman nasihat dari Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah.
Bismillah.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah, berikut ini kami hadirkan sebuah tautan untuk mengunduh rekaman kajian bersama Syaikh Abdurrazzaq al-Badr hafizhahullah.
Segala puji bagi Allah, salawat dan salam semoga terlimpah kepada rasul-Nya, kekasih-Nya, dan da’i yang menyeru kepada jalan-Nya. Amma ba’du.
Meraih kesuksesan adalah dambaan. Menggapai kemuliaan dan kebahagiaan adalah cita-cita. Tak akan pernah sepi alam dunia ini dari gerak-gerik dan tingkah-laku para pengejar sukses dan bahagia. Merupakan sebuah kebanggaan dan kegembiraan tentu saja mendapatkan apa yang disebut sebagai kesuksesan dan keberhasilan itu.
Bismillah.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah, berikut ini kami sajikan rekaman kajian bersama Ustadz Abu Ya’la Kurnaedi, Lc. hafizhahullah dengan tema ‘Jangan Berbuat Zalim’.
Shiyam atau shaum secara bahasa bermakna imsak (menahan). Adapun menurut syari’at yang dimaksud dengan shaum itu adalah [beribadah kepada Allah] dengan menahan diri dari berbagai perkara yang membatalkannya semenjak terbit fajar hingga terbenamnya matahari (lihat Taisir al-‘Allam, hal. 312)
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya Kami telah menurunkan kepadamu al-Kitab dengan benar, maka sembahlah Allah dengan mengikhlaskan agama untuk-Nya. Ketahuilah, sesungguhnya agama yang murni itu merupakan hak Allah.” (az-Zumar: 2-3)