Kaidah Ibadah dari Surat al-Fatihah

Surat al-Fatihah mengandung pelajaran penting seputar makna dan hakikat ibadah. Di dalamnya terkandung pokok-pokok ibadah; yaitu cinta, takut, dan harap. Di dalamnya juga terkandung syarat diterimanya ibadah; yaitu harus ikhlas dan sesuai tuntunan. Di dalamnya juga terkandung ketetapan bahwa ibadah adalah hak Allah semata, tidak boleh menujukan ibadah kepada selain-Nya.

(lebih…)

Kehidupan Yang Hakiki

Allah berfirman (yang artinya), “Barangsiapa melakukan amal salih dari kalangan lelaki atau perempuan dalam keadaan beriman, maka Kami benar-benar akan memberikan kepadanya kehidupan yang baik, dan Kami akan memberikan kepada mereka balasan pahala mereka dengan lebih baik daripada apa-apa yang telah mereka kerjakan.” (an-Nahl : 97)

(lebih…)

Untaian Nasihat Ulama (4)

Bagian 4.
Hakikat dan Buah Keimanan

Hakikat Iman

Hasan al-Bashri rahimahullah berkata, “Bukanlah iman itu dicapai semata-mata dengan menghiasi penampilan atau berangan-angan, akan tetapi iman adalah apa yang tertanam di dalam hati dan dibuktikan dengan amalan.” (lihat Aqwal at-Tabi’in fi Masa’il at-Tauhid wa al-Iman, hal. 1124)

(lebih…)

Umdatul Ahkam (Bagian 11)

Bismillah.

Kaum muslimin yang dirahmati Allah, berikut ini kami sajikan lanjutan seri rekaman kajian Kitab Umdatul Ahkam mengenai keutamaan dan hukum sholat jama’ah bersama Ustadz Amrin hafizhahullah (alumni STDI Imam Syafi’i Jember). Kajian ini diadakan di Masjid Muthohharoh, Ngebel selatan Kampus UMY setiap hari Sabtu Pkl. 10.00-11.00 WIB.

(lebih…)

Sekilas Faidah Mukadimah Matan Ushul Tsalatsah

Penulis -Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah– memulai risalahnya dengan basmalah. Hal ini dalam rangka mengikuti Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam. Dimana Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa memulai surat dan perjanjian yang beliau tulis dengan basmalah. Hal ini adalah sunnah dan telah menjadi kebiasaan para ulama dalam menulis risalah dan kitab mereka.

(lebih…)

Untaian Nasihat Ulama (3)

Bagian 3.
Keutamaan Ilmu

Nikmat Menimba Ilmu

Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah ar-Rajihi hafizhahullah mengatakan, “Sesungguhnya menimba

ilmu adalah nikmat yang sangat agung. Dan sebuah anugerah dari Rabb kita subhanahu wa ta’ala. Karena menimba ilmu itu adalah salah satu bentuk ketaatan yang paling utama, dan salah satu ibadah yang paling mulia. Sampai-sampai para ulama mengatakan, “Sesungguhnya menimba ilmu adalah lebih utama daripada ibadah-ibadah sunnah.” Artinya adalah bahwa memfokuskan diri dalam rangka menimba ilmu itu lebih utama daripada memfokuskan diri untuk melakukan ibadah-ibadah sunnah seperti sholat sunnah, puasa sunnah, dan lain sebagainya…” (lihat Minhatul Malik al-Jalil, 1/5)

(lebih…)