Untaian Nasihat Ulama (5)

Bagian 5.
Sabar, Syukur, dan Istighfar

Musibah dan Kenikmatan

Syaikh Abdurrazzaq al-Badr hafizhahullah berkata, “Seorang mukmin ketika tertimpa musibah bersabar. Ketika mendapat nikmat dia menjadi orang yang bersyukur. Pada saat tertimpa musibah-musibah dia berhasil meraih pahala orang-orang yang sabar, dan pada saat mendapat kenikmatan dia menuai pahala orang-orang yang bersyukur. Oleh sebab itu dia beruntung dalam kedua keadaan ini.” (lihat Syarh Qawa’id Arba’ Syaikh Abdurrazzaq al-Badr, hal. 12)

(lebih…)

Adab Dalam Menuntut Ilmu

Transkrip/ringkasan kajian bersama Ustadz Aris Munandar, S.S. M.PI hafizhahullah

oleh : al-Akh al-Fadhil Irfan Khan hafizhahullah

Diantara adab seorang penuntut ilmu adalah, adab terhadap guru, adab terhadap, majelis ilmu, adab terhadab teman menuntut ilmu, dan adab terhadap diri sendiri. Hendaklah seorang memperhatikan adab – adab dalam menuntut ilmu, agar ia dapat memperoleh manfaat yang besar dari ilmu yang didapat.

(lebih…)

56 Hadits dan Atsar Pilihan [Bagian 3]

7182699797_f97af9e43a_z

 

Memudahkan Urusan Orang Lain

[29] Imam Ibnul A’rabi meriwayatkan dengan sanadnya dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang memberikan kelonggaran penundaan pembayaran hutang atau menggugurkan hutang tersebut maka Allah akan menaunginya kelak di bawah naungan Arsy-Nya pada hari ketika tidak ada naungan kecuali naungan dari-Nya.” (lihat Mu’jam 1/68)

(lebih…)

56 Hadits dan Atsar Pilihan [Bagian 1]

images2

Amalan Yang Paling Utama

[1] Dari Abu ‘Amr asy-Syaibani, dia berkata: Pemilik rumah ini -beliau mengisyaratkan dengan tangan menunjuk rumah Abdullah (Ibnu Mas’ud)- telah menuturkan kepadaku. Beliau berkata: Aku pernah bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Amalan apakah yang lebih dicintai Allah ‘azza wa jalla?”. Beliau menjawab, “Sholat pada waktunya.” Aku bertanya lagi, “Lalu apa?”. Beliau menjawab, “Kemudian berbakti kepada kedua orang tua.” Aku bertanya lagi, “Lalu apa?”. Beliau menjawab, “Kemudian berjihad di jalan Allah.” Beliau -Ibnu Mas’ud- berkata, “Beliau telah menuturkan kepadaku itu semua. Seandainya aku meminta tambahan lagi niscaya beliau juga akan menambahkannya kepadaku.” (HR. Bukhari dan Muslim)

(lebih…)