Kunci Segala Kebaikan
Berikut ini kami sampaikan salah satu pembahasan dari kitab yang berjudul Kaifa Takunu Miftahan lil Khoir karya Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al Badr hafizhahullah.
Berikut ini kami sampaikan salah satu pembahasan dari kitab yang berjudul Kaifa Takunu Miftahan lil Khoir karya Syaikh Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin al Badr hafizhahullah.
Dari ‘Aisyah radhiyallahu’anha, bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam apabila keluar dari kamar kecil maka beliau membaca غفرانك ‘Ghufroonaka’ -artinya “Kami mohon ampunan-Mu, ya Allah”– (HR. Abu Dawud, disahihkan al-Albani, lihat Sahih Sunan Abi Dawud, 1/19)
Bismillah.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah, berikut ini kami sajikan sebuah rekaman kajian tafsir dengan panduan kitab Nida’atur Rahman yang disampaikan oleh Ustadz Afifi hafizhahullah.
Bismillah.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah, alhamdulillah pada kesempatan ini kami bisa menyajikan kembali rekaman kajian rutin Ma’had al-Mubarok. Kajian ini diadakan di masjid Muthohharoh, Ngebel, selatan kampus UMY.
Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah pernah ditanya :
Apakah hukum masuk masjid dengan membawa handphone yang di dalamnya tersimpan nada-nada lagu, gambar-gambar -makhluk bernyawa-, dan musik-musik?
Bismillah.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah, alhamdulillah pada kesempatan ini kami kembali bisa menyajikan sebuah e-book kumpulan artikel dengan judul :
al-Hasan berkata, “Tahukah kalian apa itu tawadhu’? Tawadhu’ itu adalah ketika kamu keluar dari rumahmu, maka tidaklah kamu bertemu seorang muslim melainkan kamu melihat dirinya memiliki suatu kelebihan di atas dirimu.” (lihat Aina Nahnu min Haa’ulaa’i, 5/119)
Bismillah.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah, berikut ini kami sajikan rekaman nasihat Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah bagi segenap penimba ilmu. Sebuah nasihat yang sangat indah bagi kita untuk memperbaiki keadaan umat manusia.
Bagian 8.
Memulai Perbaikan Dari Diri Sendiri
Pentingnya Mengingat Kematian
Sa’id bin Jubair rahimahullah berkata, “Seandainya mengingat kematian berpisah dari hatiku maka aku benar-benar khawatir hatiku menjadi rusak.” (lihat Min A’lam as-Salaf [1/70])
Syaikh Sulaiman ar-Ruhaili hafizhahullah berkata :
Diantara fikih/kedalaman ilmu salafus shalih -semoga Allah meridhai mereka- ialah perkataan mereka, “Sesungguhnya kami tidak banyak berbicara di sisi para pembesar/senior kami.” (diriwayatkan oleh Khathib al-Baghdadi dalam al-Jami’ li Akhlaqir Rawi no. 706)