Bismillah.
Situasi bencana dan musibah di sebagian wilayah Indonesia tentu menjadi keprihatinan kita semuanya. Musibah tidak hanya menjadi perih dan pedih yang menerpa tubuh manusia, lebih daripada itu musibah meninggalkan luka dan kesedihan di dalam hati warga dan jiwa penduduk yang tertimpa bencana.
Mereka yang pernah mengalami terpaan bencana akan bisa mengingat betapa berat dan susah yang dia dapatkan untuk jiwa dan raganya. Meskipun demikian, sebagai seorang muslim kita akan selalu bersangka baik kepada Allah. Tidaklah Allah timpakan musibah ini karena Allah zalim kepada kita, tentu tidak demikian. Allah Mahasuci dari segala perbuatan zalim kepada hamba-Nya.
Islam telah mengajarkan kepada kita untuk menghadapi musibah itu dengan kesabaran. Ya, musibah itu berat. Tetapi kita bisa menahan hati ini untuk tidak marah kepada Allah. Kita tidak protes kepada takdir-Nya. Bahkan jika seorang hamba itu mencermati justru diantara tanda kehendak baik dari Allah untuknya adalah ketika Allah segerakan hukuman akibat dosanya itu di dunia. Sebaliknya, jika Allah berkehendak buruk padanya maka Allah akan tunda hukumannya kelak di akhirat, tidak diberikan di dunia.
Ya, di sana lah kita mengenal apa itu istidraj. Ketika banyak nikmat dan kemudahan diberikan kepada umat manusia sementara mereka tenggelam dalam kedurhakaan dan pembangkangan kepada Rabb penguasa langit dan bumi. Bisa jadi para koruptor dan pengkhianat bangsa ini yang masih bebas berkeliaran dengan segala fasilitas dan kemewahan itulah yang kini diberi bencana istidraj oleh Allah. Sebagaimana dikatakan oleh sebagian salaf, bahwa setiap nikmat yang tidak mendekatkan diri kepada Allah pada hakikatnya itulah malapetaka!
Adapun orang yang terkena musibah duniawi kemudian kembali kepada Allah, bersangka baik kepada-Nya dan bertaubat atas segala kesalahan dan dosa; dia pun bersabar dengan segala keadaan berat yang dihadapinya hari ini; maka bisa jadi mereka itulah yang memanen pahala dan ampunan dari Allah. Inilah bukti kasih sayang Allah kepada hamba-Nya, sebab Allah jauh lebih menyayangi kita daripada seorang ibu kepada bayinya…
Kepedulian kaum muslimin kepada saudaranya yang tertimpa musibah adalah bagian dari keimanan. Kepedulian kaum muslimin terhadap warga masyarakat yang tertimpa bencana adalah sebuah bentuk kebajikan dan amal salih yang akan mendatangkan pahala besar dari Allah ta’ala. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam telah memerintahkan kepada kita untuk menyayangi umat manusia yang ada di muka bumi ini; niscaya Allah Yang ada di atas langit akan menyayangi kita… Apalagi jika mereka membantu dengan penuh keikhlasan dan bukan untuk mencari ketenaran… Tidakkah kita ingat kisah seorang wanita pelacur dari bani Isra’il yang diberi ampunan oleh Allah karena memberikan minum kepada seekor anjing yang kehausan?!
Bagi saudara-saudaraku para relawan muslim yang telah menyisihkan waktu dan tenaga serta pikirannya dalam program kemanusiaan ini maka aku berdoa kepada Allah Rabb penguasa Arsy yang agung agar memberikan taufik kepada kalian semuanya untuk ikhlas dalam beramal dan melipatgandakan pahala kalian… Semoga Allah menjaga keluarga kalian di rumah, sebagaimana kalian telah memperhatikan keluarga para korban bencana ini…
Bagi saudaraku para pemuda dan penimba ilmu, akan tiba saatnya anda harus terjun dan berperan di tengah masyarakat. Bisa jadi dengan ilmu, atau dengan tenaga dan pikiran anda. Atau bahkan dengan harta. Akan tetapi itu semua membutuhkan keikhlasan dan kesabaran. Jika anda bukan termasuk barisan relawan atau dermawan yang bisa membantu korban bencana ini, maka dengan anda terus melazimi majelis ilmu dan mendoakan mereka maka itu sudah menjadi keutamaan yang sangat besar dan bantuan yang sangat berharga…
Jangan lupa kita doakan pemerintah negeri ini agar diberikan taufik dan kemudahan oleh Allah dalam menanggulangi bencana ini. Semoga Allah berikan kekuatan kepada mereka untuk menolong warga Sumatera atau yang lainnya yang tengah dilanda bencana…. Allah senantiasa menolong hamba selama dia terus menolong saudaranya…
Ditulis oleh seorang hamba, dari tanah yang pernah tertimpa dampak bencana gempa dan letusan gunung berapi… Semoga Allah menjaga agama kita dan menolong kaum muslimin yang tertimpa musibah serta memberikan keselamatan bagi segenap warga masyarakat negeri ini…
Penyusun : Redaksi www.al-mubarok.com
0 Komentar