Sepenggal Perjalanan Kehidupan

Bismillah. Wa bihi nasta’iinu. Allah berfirman (yang artinya), “Segala puji bagi Allah Rabb seru sekalian alam.” (al-Fatihah) Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan padanya niscaya Allah berikan musibah untuknya.” (HR. Bukhari) Para ulama kita mengatakan, bahwa iman itu terdiri dari dua bagian; sebagian ada pada syukur dan sebagian Read more

Berlindung dari Wabah Corona

Bismillah. Dengan memohon taufik dari Allah, berikut ini kami sajikan sebuah tautan untuk mengunduh rekaman kajian bersama : Ustadz Fadly Gugul, S.Ag. hafizhahullah dengan tema ‘Wasiat untuk Berlindung dari Wabah Corona’ Silahkan unduh rekaman nasihat beliau dari sini [klik] atau dari sini [klik] Semoga bermanfaat bagi kita. # Sumber: Takmir Read more

Durhaka dan Petaka

Bismillah.

Siapa saja yang memperhatikan perjalanan sejarah kehidupan umat manusia akan melihat bahwa silih bergantinya waktu dan generasi seolah membuat banyak orang lupa tentang tujuan hidup dan jalan kebenaran yang harus dia tempuh. Umat-umat terdahulu yang Allah hancurkan -dengan segala kehebatan dan kemegahan yang mereka capai- tidak tunduk kepada aturan dan hukum Allah.

(lebih…)

Takdir Berkehendak Lain

Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah ditanya :

Syaikh yang mulia -semoga Allah berikan taufik-Nya kepada anda- apa hukum ucapan orang yang mengatakan, “Takdir menghendaki begini..” misalnya dia mengatakan, “Aku ingin berkunjung kepadanya. Akan tetapi takdir menghendaki lain sehingga aku tidak bisa datang.”

(lebih…)

Faidah Hadits Jibril [bagian 2]

Materi :

– Jibril Mengajarkan Ilmu Agama

– Kedudukan Hadits Jibril

– Riwayat Hadits Jibril

Jibril Mengajarkan Ilmu Agama

“… Tiba-tiba muncul di hadapan kami seorang lelaki yang sangat putih pakaiannya dan sangat hitam rambutnya namun tidak tampak padanya bekas-bekas perjalanan jauh. Meskipun demikian tidak ada seorang pun diantara kami yang mengenalinya…”

(lebih…)

Buah Iman Kepada Takdir

Diantara faidah yang bisa dipetik dari beriman kepada takdir adalah ketenangan hati serta tidak mudah goncang dalam menghadapi pahit getirnya perjalanan hidup. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Tidaklah menimpa suatu musibah di muka bumi atau pada diri kalian sendiri melainkan telah tercatat dalam kitab sebelum Kami menciptakannya. Sesungguhnya hal itu bagi Allah sangatlah mudah. Supaya kalian tidak berputus asa atas apa yang telah luput dari kalian dan supaya kalian tidak terlalu bergembira atas apa yang Allah berikan kepada kalian.” (al-Hadid: 22-23) (lihat al-Irsyad ila Shahih al-I’tiqad, hal. 343-344) 

(lebih…)