Mendulang Faidah Mukadimah Qawa’id Arba’
Bismillah.
Alhamdulillah pada kesempatan ini kami bisa menyajikan sebuah e-book yang berisi pelajaran dan faidah dari mukadimah risalah al-Qawa’id al-Arba’.
Bismillah.
Alhamdulillah pada kesempatan ini kami bisa menyajikan sebuah e-book yang berisi pelajaran dan faidah dari mukadimah risalah al-Qawa’id al-Arba’.
Hidup adalah perjalanan waktu demi waktu, bulan demi bulan, tahun demi tahun. Hidup tidak hanya menyembulkan kesenangan dan kegembiraan. Ada kalanya hidup harus menyembulkan kesedihan dan kesusahan. Inilah kehidupan di alam dunia.
Bismillah.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah, berikut ini kami sajikan sebuah video ceramah oleh Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah.
Manusia hidup di alam dunia berada diantara tiga keadaan; mendapatkan nikmat dari Allah, tertimpa musibah, atau terjerumus di dalam dosa.
Para ulama menjelaskan bahwa kebahagiaan adalah di tangan Allah, dan hal itu tidak akan bisa diraih kecuali dengan ketaatan kepada Allah. Ketaatan kepada Allah itu tersimpulkan dalam tiga keadaan; ketika diberi nikmat bersyukur, ketika ditimpa musibah bersabar, dan ketika terjerumus dalam dosa maka beristighfar. Inilah tiga tanda kebahagiaan hamba, sebagaimana disebutkan oleh Imam Ibnul Qayyim rahimahullah dalam mukadimah al-Wabil ash-Shayyib.
Bersyukur Terhadap Nikmat Allah
Penulis -Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab- berkata, “Dan semoga Allah menjadikan kamu termasuk orang yang apabila diberi nikmat maka dia bersyukur.”
Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata, “Sesungguhnya kebanyakan orang apabila diberi nikmat maka mereka justru kufur dan mengingkarinya, bahkan mereka menggunakannya bukan dalam ketaatan kepada Allah ‘azza wa jalla, sehingga hal itu menjadi sebab kebinasaan diri mereka. Adapun orang yang bersyukur maka Allah akan menambahkan nikmat kepadanya. Allah berfirman (yang artinya), “Dan ingatlah ketika Rabb kalian telah mengumumkan jika kalian bersyukur pasti Aku akan tambahkan nikmat kepada kalian.” (Ibrahim : 7).” (lihat Syarh al-Fauzan, hal. 8)
Bismillah
Segala puji bagi Allah atas segala nikmat yang dicurahkan oleh-Nya kepada kita. Kenikmatan yang sedemikian banyak sampai kita pun tidak mungkin bisa menghingganya. Nikmat dari Allah yang menuntut ketulusan dan kejujuran hati seorang hamba akan anugerah dan pemberian Rabbnya kepada dirinya.
Alhamdulillah atas nikmat Islam dan Sunnah. Salawat dan salam semoga tercurah kepada nabi kita Muhammad, para sahabatnya, dan segenap pengikut setia mereka. Amma ba’du.
—
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Apa pun kenikmatan yang ada pada kalian, maka itu adalah berasal dari Allah.” (An-Nahl : 53)
—
Bismillah.
Berikut ini kami sajikan kepada segenap pembaca, ringkasan materi penjelasan risalah Qawa’id Arba’/Empat Kaidah Pokok karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah.