Info Buku Pustaka Muslim
Bismillah.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah…
Berikut ini kami sampaikan info sebagian buku-buku islam terbitan Pustaka Muslim Yogyakarta. Semoga bermanfaat.
Bismillah.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah…
Berikut ini kami sampaikan info sebagian buku-buku islam terbitan Pustaka Muslim Yogyakarta. Semoga bermanfaat.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah.
Bagaimana perasaan anda ketika berada dalam situasi yang sangat panas. Matahari terik menyinari, dan panasnya pun membakar kulit. Tentunya anda akan merasa gerah, kepanasan, dan kehausan. Rasa haus yang akan terobati dengan tegukan air minum dan kesegarannya yang membasahi kerongkongan.
oleh : Syaikh Dr. Abdul Karim al-Khudhair hafizhahullah
Suatu saat syaikh ditanya :
أنا لا أتحدث العربية وأريد أن أدعو حين الصلاة، مثلا في صلاة التهجد حينما يكون السجود طويلا هل يجوز لي أن أدعو بلغتي حتى أتعلم العربية؟
Saya tidak bisa berbicara dengan bahasa arab, dan saya ingin berdoa ketika sholat misalnya di dalam tahajjud, ketika sujud cukup lama, apakah diperbolehkan bagi saya untuk berdoa dengan bahasa saya sendiri hingga saya belajar bahasa arab?
oleh : Syaikh Abdurrazzaq al-Badr hafizhahullah
Syaikh berkata :
قال سفيان ابن عيينة: « إذا كان نهاري نهار سفيه، وليلي ليل جاهل، فما أصنع بالعلم الذي كتبت ؟ ». أخلاق العلماء للآجري (44).
هذه موعظة عظيمة جدير بطالب العلم أن يتنبه لها، وقد كان من شأن السلف رحمهم الله أنَّ العلم يظهر عليهم في عبادتهم وأخلاقهم ومعاملاتهم؛ كما قال الحسن البصري رحمه الله: «كان الرجل إذا طلب العلم لم يلبث أن يُرى ذلك في بصره وتخشعه ولسانه ويده وصلاته وزهده» رواه الدارمي(385).
Syaikh Shalih bin Fauzan hafizhahullah pernah ditanya :
هل تجوز الصلاة في ثوب أسفل الكعبين؟
“Bolehkah -bagi lelaki, pent- sholat dengan mengenakan pakaian -celana/sarung, pent- yang melebihi dua mata kaki?”
PASAL I.
BAB AL-MIYAH (AIR-AIR)
Shalat memiliki syarat-syarat yang harus dipenuhi terlebih dahulu, yaitu diantaranya adalah thaharah (bersuci). Berdasarkan sabda Rasulullah salallahu’alaihi wasallam. “Allah tidak menerima shalat tanpa bersuci.” (Mutafaq ‘Alaihi)
Mengetahui Imam Dalam Keadaan Berhadats
[11] Syaikh as-Sa’di rahimahullah pernah ditanya, “Apabila sebagian makmum mengetahui bahwa imam dalam keadaan berhadats, apakah hal itu menyebabkan batalnya sholat para jama’ah yang lain?” Beliau menjawab, “Apabila sebagian makmum mengetahui -dengan pasti, pent- bahwa imam dalam keadaan berhadats maka status tidak sah/batal sholat itu hanya berlaku bagi yang mengetahui. Adapun para makmum yang lain yang tidak mengetahui, sholat mereka adalah sah tanpa ragu sedikit pun.” (lihat al-Majmu’ah al-Kamilah [16/121])