Keyakinan Yang Benar dalam Hal Tauhid Rububiyah

oleh : Syaikh Dr. Abdussalam bin Barjas rahimahullah

Ahlus Sunnah wal Jama’ah meyakini bahwasanya Allah ta’ala semata yang maha esa dalam hal penciptaan, kekuasaan, dan pengaturan [alam semesta]. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya Rabb kalian adalah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa kemudian Dia menetap tinggi di atas Arsy, Dia menutupkan malam kepada siang dan malam itu mengikutinya dengan cepat. Dan matahari serta bulan dan bintang-bintang ditundukkan dengan perintah-Nya. Ketahuilah, bahwa hanya milik-Nya penciptaan dan perintah. Maha berkah Allah Rabb seru sekalian alam.” (al-A’raaf : 54)

(lebih…)

Mengambil Resiko

Bismillah.

Merupakan sebuah sunnatullah, bahwa kebenaran akan selalu berhadapan dengan kebatilan. Sebagaimana kebenaran memiliki pembela, begitu pula kebatilan tidak sepi dari para penggerak dan penganutnya. Meskipun demikian, kita bisa melihat bahwa pertolongan dan kemenangan dari Allah menjadi janji dan balasan bagi mereka yang berpihak kepada Allah.

(lebih…)

Faidah Tafsir al-Fatihah [bagian 8]

Materi :

– Penetapan Risalah

– Hakikat Jalan Lurus

– Ilmu dan Amal

Penetapan Risalah

Surat al-Fatihah mengandung penetapan risalah atau misi kenabian dari berbagai sisi pendalilan. Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata, “Di dalamnya juga terkandung penetapan risalah/kerasulan. Karena hal itu merupakan konsekuensi dari firman-Nya ‘Rabbul ‘alamin’. Sementara Rabb adalah yang memperbaiki hamba-hamba-Nya dan memelihara mereka. Konsekuensi pemeliharaan/tarbiyah bagi mereka adalah diutusnya para rasul untuk memberikan petunjuk dan mendidik mereka. Inilah yang menjadi konsekuensi rububiyah Allah dan konsekuensi hidayah yang terkandung dalam ayat ‘Ihdinash shirathal mustaqim’, karena tidak mungkin petunjuk menuju jalan lurus itu diperoleh kecuali dengan perantara para rasul ‘alaihimush sholatu was salam; ini artinya surat ini juga mengandung penetapan risalah.” (lihat Syarh Ba’dhu Fawa’id Surah al-Fatihah, hal. 8 cet. Dar al-Imam Ahmad)

(lebih…)

Mencintai Orang Musyrik

Allah berfirman (yang artinya), “Tidak akan kamu temui orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir justru mencintai dan berkasih sayang dengan orang-orang yang memusuhi Allah dan Rasul-Nya, walaupun mereka itu adalah bapak-bapak mereka, anak-anak mereka, saudara-saudara mereka, atau sanak famili mereka…” (al-Mujadilah : 22)

(lebih…)

Mahalnya Kesadaran

Sering kita dengar bahwa negara tertentu memiliki kesadaran yang sangat tinggi dalam menjaga kebersihan sampai-sampai orang yang membuang sampah sembarangan dikenakan denda. Begitu pula di sebagian negara kesadaran rakyat sangat tinggi dalam memperhatikan masalah tauhid, sampai-sampai setiap jenjang pendidikannya selalu diajarkan tentang tauhid.

(lebih…)