Fitrah Tauhid Rububiyah

Bismillah.

Salah satu perkara yang telah ditanamkan di dalam fitrah manusia adalah keyakinan keesaan pencipta dan pengatur alam; bahwa tidak ada yang menciptakan alam ini selain Allah. Inilah yang disebut dengan istilah tauhid rububiyah; mengesakan Allah dalam hal perbuatan-perbuatan-Nya.

(lebih…)

Keyakinan Yang Benar dalam Hal Tauhid Rububiyah

oleh : Syaikh Dr. Abdussalam bin Barjas rahimahullah

Ahlus Sunnah wal Jama’ah meyakini bahwasanya Allah ta’ala semata yang maha esa dalam hal penciptaan, kekuasaan, dan pengaturan [alam semesta]. Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya Rabb kalian adalah Allah yang telah menciptakan langit dan bumi dalam enam masa kemudian Dia menetap tinggi di atas Arsy, Dia menutupkan malam kepada siang dan malam itu mengikutinya dengan cepat. Dan matahari serta bulan dan bintang-bintang ditundukkan dengan perintah-Nya. Ketahuilah, bahwa hanya milik-Nya penciptaan dan perintah. Maha berkah Allah Rabb seru sekalian alam.” (al-A’raaf : 54)

(lebih…)

Faidah Hadits Jibril [bagian 5]

Materi :

– Iman kepada Allah

– Tauhid Rububiyah Sudah Menjadi Fitrah Manusia

– Tauhid Rububiyah Saja Tidak Cukup

Iman kepada Allah

Iman kepada Allah mencakup iman terhadap wujud Allah, iman terhadap rububiyah-Nya, uluhiyah-Nya, dan asma’ wa shifat-Nya. Oleh sebab itu wajib mentauhidkan Allah dalam hal rububiyah, uluhiyah, dan asma’ wa shifat (lihat keterangan Syaikh Abdul Muhsin al-‘Abbad hafizhahullah dalam Kutub wa Rasa’il Abdil Muhsin, 3/28)

(lebih…)

Kedua Tangan-Nya Terbentang

Allah berfirman (yang artinya), “Orang-orang Yahudi berkata ‘tangan Allah terbelenggu’ maka semoga tangan-tangan mereka itulah yang terbelenggu, dan mereka dilaknat atas apa yang mereka ucapkan itu. Bahkan, dua tangan-Nya senantiasa terbentang. Dia menginfakkan sebagaimana apa yang dikehendaki-Nya.” (al-Ma’idah : 64)

(lebih…)