Beberapa Catatan Atas Pemikiran Ahmad Wahib

Indonesia-Damai-Tanpa-JIL

Ahmad Wahib, adalah salah seorang tokoh masa lalu yang menjadi penyebar pemikiran Islam Liberal di Indonesia. Tulisan-tulisannya menjadi ilham bagi sebagian pemuda yang terseret oleh arus kebebasan berpikir tanpa batas yang menjadikan Islam tak ubahnya sebagai medan perdebatan dan penuh keragu-raguan.

> Diantara perkataannya, “sesungguhnya orang yang mengaku ber-Tuhan tapi menolak berpikir bebas berarti menghina rasionalitas eksistensi adanya Tuhan.” Atau “Orang yang tidak mau berpikir bebas itu telah menyia-nyiakan hadiah Allah yang begitu berharga yaitu otak.” (lihat Pembaharuan Tanpa Apologia, hal. 9-10)

(lebih…)

Kajian Adab-Adab Doa, Ustadz Zaid Susanto, Lc.

jiwa

Bismillah.

Kaum muslimin yang dirahmati Allah,

Berikut ini kami sajikan kepada segenap pembaca, tautan untuk mengunduh rekaman terbaru kajian Ma’had al-Mubarok bersama Ustadz Zaid Susanto, Lc hafizhahullah dalam tema pembahasan Tazkiyatun Nafs/penyucian jiwa. Di dalam seri kajian ini dijelaskan tentang obat bagi hati, seperti tilawah al-Qur’an, istighfar, zikir, dan doa serta adab-adabnya.

Semoga bermanfaat.

(lebih…)

Laksana Air Bagi Seekor Ikan

air-bersih

Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah berkata, “Bagi seorang yang jatuh cinta, nama kekasih yang dicintainya tentu tidak akan lenyap dari dalam hatinya. Seandainya dia dibebani untuk melupakan kekasihnya dari ingatannya niscaya dia tidak mampu melakukannya. Seandainya dibebani untuk menahan lisan dari menyebut-nyebutnya niscaya dia pun tidak sanggup bersabar menahannya.” (lihat Jami’ al-‘Ulum wa al-Hikam, hal. 560)

(lebih…)

Solusi Jitu Bagi Masalah Bangsa dan Umat Manusia

bumi

Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. Adz-Dzariyat: 56)

(lebih…)

Salah Satu Bentuk Syirik Yang Samar

Shirk_front_1

Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah berkata, “Aku heran dengan orang-orang yang mengetahui sanad/riwayat hadits dan kesahihannya. Mereka lebih suka condong kepada pendapat Sufyan -yaitu Sufyan ats-Tsauri, wafat 161 H-. Padahal Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Hendaklah merasa takut orang-orang yang menyimpang dari perintah/ajarannya karena mereka itu akan tertimpa fitnah.” (QS. An-Nuur: 63). Tahukah kamu apa itu fitnah? Fitnah itu adalah syirik. Karena bisa jadi ketika dia menolak sebagian sabda beliau kemudian muncul dalam hatinya suatu penyimpangan sehingga membuatnya celaka.” (lihat al-Mulakhash fi Syarh Kitab at-Tauhid, hal. 297)

(lebih…)