Mari Bersyukur Kepada Allah

2013-08-06_349384602

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Kaum muslimin yang dirahmati Allah…

Syukur dibangun di atas tiga perkara:

  1. Mengakui dari dalam hati bahwa nikmat-nikmat itu berasal dari Allah
  2. Mengungkapkan pujian kepada-Nya atas nikmat tersebut dengan ucapan lisan
  3. Memanfaatkan nikmat-nikmat itu dalam rangka menggapai keridhaan Dzat yang telah melimpahkannya; yaitu Allah ta’ala (lihat al-Wabil ash-Shayyib, hal. 5-6)

(lebih…)

Grup Belajar Kitab Tauhid

265

Bismillah.

Kaum muslimin yang dirahmati Allah, berikut ini kami informasikan grup belajar Kitab Tauhid yang insya Allah akan secara rutin menyajikan pelajaran Kitab Tauhid setiap pekan sekali dalam format pdf dan rekaman audio. Grup ini dibuka bagi rekan-rekan yang ingin serius belajar islam. Selamat bergabung.

(lebih…)

Urgensi Iman Kepada Hari Akhir

Iman kepada hari akhir adalah salah satu rukun iman. Dari ‘Umar bin al-Khaththab radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “[Iman itu adalah] kamu beriman kepada Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para rasul-Nya, hari akhir, dan kamu beriman kepada takdir yang baik dan yang buruk.” (HR. Muslim dalam Kitab al-Iman [1])

(lebih…)

Dua Akar Penghambaan

35

Secara bahasa ibadah bermakna perendahan diri dan ketundukan (lihat Fath al-Majid Syarh Kitab at-Tauhid, hal. 17, at-Tauhid al-Muyassar, hal. 53). Oleh sebab itu orang arab menyebut jalan yang biasa dilalui orang dengan istilah thariq mu’abbad (lihat Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim [1/34]). Yaitu jalan yang telah dihinakan, karena telah banyak diinjak-injak oleh telapak kaki manusia (lihat al-Irsyad ila Shahih al-I’tiqad, hal. 34). Sehingga, ibadah bisa diartikan dengan perendahan diri, ketundukan, dan kepatuhan (lihat at-Tanbihat al-Mukhtasharah Syarh al-Wajibat, hal. 28).

(lebih…)

Belajar Tentang Makna Ikhlas [2]

91585103-thumb2

Menyelami Faidah Kalimatul Ikhlas

Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Iman terdiri dari tujuh puluh sekian atau enam puluh sekian cabang. Yang paling utama adalah ucapan laa ilaha illallah dan yang terendah adalah menyingkirkan gangguan dari jalan. Dan rasa malu adalah salah satu cabang keimanan.” (HR. Bukhari dan Muslim)

(lebih…)

Mengganti ‘Sami’allahu li Man Hamidah’ Dengan Takbir

oleh : Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah

Suatu saat, Syaikh ditanya :

صلى بنا أمام قائلاً (الله أكبر) في الرفع من الركوع بدلا من قول: (سمع الله لمن حمده) ولم يسجد للسهو جهلاً منه، فما حكم صلاته؟

Suatu ketika ada seorang imam yang mengimami kami dan dia membaca ‘Allahu akbar’ ketika bangkit dari ruku’ sebagai ganti dari bacaan ‘sami’allahu liman hamidah’, lalu dia tidak mengerjakan sujud sahwi karena tidak paham, apakah hukum sholat orang itu?

(lebih…)