Ringkasan Faidah Surat al-Fatihah
Surat al-Fatihah adalah surat yang paling agung di dalam al-Qur’an. Hal ini mengisyaratkan bahwa kandungan ilmu dan hikmah dari surat ini telah mencakup pokok-pokok ilmu al-Qur’an.
Surat al-Fatihah adalah surat yang paling agung di dalam al-Qur’an. Hal ini mengisyaratkan bahwa kandungan ilmu dan hikmah dari surat ini telah mencakup pokok-pokok ilmu al-Qur’an.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah.
Bagaimana perasaan anda ketika berada dalam situasi yang sangat panas. Matahari terik menyinari, dan panasnya pun membakar kulit. Tentunya anda akan merasa gerah, kepanasan, dan kehausan. Rasa haus yang akan terobati dengan tegukan air minum dan kesegarannya yang membasahi kerongkongan.
Bismillah.
Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan al-Qur’an sebagai petunjuk dan cahaya bagi hamba-hamba-Nya. Salawat dan salam semoga terlimpah kepada hamba dan utusan-Nya, sang pembawa rahmat bagi seluruh alam semesta. Amma ba’du.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah…
Dalam kesempatan ini kami akan menyajikan kuis untuk segenap pembaca, bagi pembaca yang berhasil mendapatkan nilai 100 akan kami kirimkan buku saku gratis ‘Hakikat Ibadah dan Pilar-Pilarnya’ dan ‘Keagungan Makna Kalimat Tauhid’. Pemenang insya Allah akan mendapatkan hadiah 3 eksemplar untuk setiap judul buku tersebut.
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal salih, maka Rabb mereka akan memberikan petunjuk kepada mereka dengan sebab keimanan mereka itu.” (QS. Yunus : 9)
Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah berkata :
قال ابن القيم –رحمه الله تعالى- : جهاد النفس أربع مراتب:
إحداها : أن يجاهدها على تعلم الهدى ودين الحق الذي لا فلاح لها ولا سعادة في معاشها ومعادها إلا به.
الثانية: أن يجاهدها على العمل به بعد علمه.
الثالثة: أن يجاهدها على الدعوة إليه وتعليمه من لا يعلمه.
الرابعة: أن يجاهدها على الصبر على مشاق الدعوة إلى الله وأذى الخلق ويتحمل ذلك كله لله، فإذا استكمل هذه المراتب الأربع صار من الربانيين
[8] Memohon Petunjuk Kepada Allah
Senantiasa memohon hidayah dan bimbingan Allah juga merupakan jalan menuju kebahagiaan dan keselamatan di dunia dan di akhirat.
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Allah ta’ala berfirman,
هُوَ الَّذِي أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَىٰ وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ
“Dialah [Allah] Yang telah mengutus rasul-Nya dengan membawa petunjuk dan agama yang benaruntuk menampakkannya/memenangkannya di atas semua agama, walaupun orang-orang musyrik tidak suka.” (QS. At-Taubah: 33)
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang
Hidayah bisa dibagi menjadi hidayah ‘menuju jalan’ dan hidayah ‘di atas jalan’. Hidayah menuju jalan adalah hidayah untuk memeluk agama Islam dan meninggalkan agama-agama yang lain. Adapun hidayah di atas jalan adalah hidayah untuk bisa melaksanakan rincian-rincian ajaran di dalam agama Islam (lihat al-Majmu’ah al-Kamilah [1/36])