Faidah Tafsir al-Fatihah [bagian 7]

Materi :

– Isti’anah dan Tawakal kepada Allah

– Pengertian dan Keutamaan Tawakal

– Larangan Bertawakal kepada Makhluk

Isti’anah kepada Allah

Isti’anah (meminta pertolongan kepada Allah) adalah bagian dari ibadah. Meskipun demikian di dalam al-Fatihah ia disebutkan secara khusus setelah ibadah. Allah berfirman (yang artinya), “Hanya kepada-Mu kami beribadah dan hanya kepada-Mu kami meminta pertolongan/beristi’anah.” Hal ini menunjukkan betapa besarnya kebutuhan hamba untuk memohon pertolongan Allah dalam menjalankan semua ibadah. Karena sesungguhnya apabila Allah tidak menolongnya niscaya dia tidak akan bisa meraih apa yang dia kehendaki; apakah dalam hal melaksanakan perintah atau pun menjauhi larangan (lihat keterangan Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di rahimahullah dalam Taisir al-Karim ar-Rahman, hal. 39)

(lebih…)

Faidah Ushul Tsalatsah [bagian 6]

Materi :

– Mengenal Agama Islam

– Kebenaran Islam

– Islam Ajaran Setiap Nabi

Mengenal Agama Islam

Mengenal agama Islam melalui dalil. Yang dimaksud dalil itu adalah al-Qur’an dan as-Sunnah. Allah berfirman (yang artinya), “Barangsiapa mencari selain Islam sebagai agama maka tidak akan diterima darinya, dan kelak di akhirat dia akan termasuk golongan orang-orang yang merugi.” (Ali ‘Imran : 85) (lihat al-Ushul fi Syarhi Tsalatsah al-Ushul, hal. 34)

(lebih…)

Faidah Hadits Jibril [bagian 6]

Materi :

– Iman terhadap Malaikat

– Tugas-Tugas Malaikat

– Buah Iman terhadap Malaikat

Iman terhadap Malaikat

Iman terhadap malaikat artinya kita mengimani bahwasanya para malaikat itu adalah salah satu jenis makhluk Allah. Mereka diciptakan dari cahaya. Dalam sebuah hadits, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Para malaikat diciptakan dari cahaya…” (HR. Muslim). Para malaikat itu memiliki sayap-sayap, sebagaimana dikisahkan di bagian awal surat Fathir. Malaikat Jibril memiliki enam ratus sayap sebagaimana disebutkan dalam hadits yang sahih. Jumlah para malaikat sangatlah banyak, tidak ada yang mengetahui secara pasti jumlahnya selain Allah. Hal ini ditunjukkan oleh hadits yang menceritakan bahwa Baitul Ma’mur -yang berada di langit ketujuh- itu dimasuki tujuh puluh ribu malaikat setiap hari kemudian mereka tidak kembali lagi kesana. Demikian pula disebutkan di dalam hadits sahih bahwa pada hari kiamat nanti neraka Jahannam akan didatangkan dengan diseret dengan tujuh puluh ribu tali kekang. Sementara setiap tali kekang itu diseret oleh tujuh puluh ribu malaikat (lihat Kutub wa Rasa’il Abdil Muhsin, 3/98)

(lebih…)