Waspada Dari Bahaya Syirik

Syirik adalah dosa paling besar diantara bentuk kedurhakaan/maksiat kepada Allah yang lain. Ia lebih samar dalam pandangan kita daripada bekas rayapan semut di dalam gelapnya malam di atas batu hitam. Oleh sebab itu hendaklah kita waspada dari syirik. Terlebih lagi ia semakin tersebar luas semenjak abad keempat hijriah. Syirik ini tersebar di tengah umat dan kian bertambah hari demi hari.

(lebih…)

Manusia dan Cinta

kebun-bunga-matahari-hokkaido-9

Tidak diingkari bahwa cinta adalah faktor yang menggerakkan aktifitas manusia. Cinta kepada kehidupan dan kesehatan membuat manusia berusaha untuk selamat dari penyakit dan kematian. Cinta kepada harta membuat manusia berusaha untuk menyimpan harta di tempat yang aman, menyewa penjaga, dan membuat sistem pengamanan yang ketat.

(lebih…)

Dua Perkara Yang Membinasakan

10151342_509036059208263_263636426_n

oleh : Syaikh Abdurrazzaq al-Badr hafizhahullah

Syaikh berkata :

عن عبد الله ابن مسعود رضي الله عنه قال: «اثنتان مهلكتان: العجب، والقنوط» حلية الأولياء لأبي نعيم (7/298).

Dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu’anhu, beliau berkata, “Ada dua buah perkara yang membinasakan, yaitu ujub dan putus asa.” (Hilyatul Auliyaa’, karya Abu Nu’aim, 7/798)

(lebih…)

Jalan-Jalan Keselamatan [5]

11439.imgcache

[5] Merasa Takut Kepada Allah

Diantara jalan keselamatan juga adalah dengan senantiasa merasa takut kepada Allah.

Hasan al-Bashri rahimahullah berkata, “Seorang mukmin memadukan antara berbuat ihsan/kebaikan dan perasaan takut. Adapun orang kafir memadukan antara berbuat jelek/dosa dan merasa aman.” (lihat Tafsir al-Qur’an al-‘Azhim [5/350] cet. Maktabah at-Taufiqiyah)

(lebih…)

Penjelasan Mendasar Seputar Amal

sky-and-flowers

[1] Amal Adalah Buah Ilmu

Syaikh Abdurrahman bin Qasim rahimahullah berkata, “Amal adalah buah dari ilmu. Ilmu dicari untuk menuju sesuatu yang lain -yaitu amal- sebagaimana halnya sebatang pohon. Adapun amal laksana buahnya. Oleh sebab itu harus mengamalkan agama Islam, karena orang yang memiliki ilmu namun tidak beramal lebih jelek daripada orang yang bodoh.” (lihat Hasyiyah Tsalatsah al-Ushul, hal. 12) 

(lebih…)