Islam dan Keadilan

scales of justice

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Kaum muslimin yang dirahmati Allah, pembicaraan seputar keadilan adalah bahasan yang amat menarik dan perlu untuk kita cermati bersama. Keadilan menjadi dambaan setiap insan, demikian pula masyarakat dalam suatu negara.

(lebih…)

Cuplikan Percakapan Ahli Iman

5d80f5184b61a1325b1a4449780b3746

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Di dalam Kitab Tauhid-nya, Syaikh Muhammad at-Tamimi rahimahullah membawakan sebuah hadits yang panjang tentang diskusi yang terjadi di majelis Sa’id bin Jubair rahimahullah. Beliau adalah seorang ulama tabi’in dan salah satu murid terkemuka dari Sahabat Ibnu ‘Abbas radhiyallahu’anhuma.

(lebih…)

Benarkah Kita Penimba Ilmu?

4

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Segala puji bagi Allah, salawat dan salam semoga terlimpah kepada Rasulullah.

Amma ba’du.

Kaum muslimin yang dirahmati Allah, tidaklah kita ragukan bahwa menimba ilmu adalah amalan yang sangat utama, lebih utama daripada amal-amal sunnah, bahkan ia lebih utama daripada jihad di medan perang. Sampai-sampai populer ucapan sebagian ulama, “Barangsiapa yang menimba ilmu untuk menghidupkan ajaran Islam, maka dia termasuk dalam golongan shiddiqin dan derajatnya adalah setelah derajat kenabian.”

(lebih…)

Sibuk ‘Mengurusi’ Aib Orang Lain

gajah

oleh : Syaikh Abdurrazzaq al-Badr hafizhahullah

Syaikh berkata :

عن عبد الله بن محمد بن الكَوَّاء، أنَّه قال للربيع بن خثيم: ما نراك تعيب أحدا ولا تذمُّه فقال: «ويلك يا ابن الكَوَّاء ما أنا عن نفسي براض فأتفرَّغُ من ذنبي إلى حديث الناس، إنَّ الناس خافوا الله تعالى على ذنوب الناس وأمنوه على نفوسهم» الحلية لأبي نعيم (2/110).
حقًا فكم من أناس تفرغوا لعيوب الآخرين، ونسوا عيوب أنفسهم من ترك لواجبات وارتكاب لمنهيات.

Diriwayatkan dari Abdullah bin Muhammad bin al-Kawwaa’. Bahwa suatu ketika dia berkata kepada ar-Rabi’ bin Khutsaim, “Kami tidak pernah melihatmu mencela atau mengkritik seorang pun?”.

(lebih…)

Nasihat Syaikh al-Fauzan Seputar Masalah Parkir

Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah pernah ditanya :

أحسن الله إليكم صاحب الفضيلة وجزاكم الله خيرا ، وهذه أسئلة كثيرة قبل أن أعرضها على فضيلتكم ، مجموعة من الجيران أيها الأخوة يشكون ممن يسدون عليهم أبواب بيوتهم وقد تشكى في الأوراق عدد منهم لا سيما في الجهة الجنوبية .

“Semoga Allah mencurahkan kebaikan kepada anda [guru] yang mulia, dan semoga Allah membalas anda dengan kebaikan yang lebih besar. Ini ada banyak pertanyaan yang masuk. Akan tetapi sebelum saya paparkan kepada anda, ada sekelompok tetangga -wahai saudara-saudara sekalian- mereka mengeluhkan tentang orang yang menghalangi pintu-pintu [gang] rumah mereka -karena memarkir kendaraan mereka di sana, pent-. Sejumlah orang diantara mereka mengeluh melalui kertas, terutama di bagian [masjid] sebelah selatan.”

(lebih…)

Celah Menuju Bahagia atau Sengsara?

beach-picture-eclipse-Malaysia-Shutterhack-pic

Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:

Apabila Allah berkehendak kebaikan kepada hamba-Nya [yang berbuat dosa] maka Allah bukakan baginya sebuah pintu diantara pintu-pintu taubat, penyesalan, perasaan tidak berdaya, rendah, butuh, memohon keselamatan kepada-Nya, benar-benar memulangkan urusan kepada-Nya, terus-menerus merendah, berdoa, mendekatkan diri kepada-Nya sebisa mungkin dengan berbagai bentuk amal kebaikan; yang itu semuanya pada akhirnya akan bisa mengubah dosa yang telah dia perbuat menjadi sebab datangnya rahmat baginya. Sampai-sampai si musuh Allah [yaitu setan] berkata, “Aduhai, andaikata aku biarkan dia [tidak menggodanya] dan tidak menjerumuskannya,”

(lebih…)