Faidah Dari Kisah Yazid al-Faqir

saxiixm

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Seorang tabi’in bernama Yazid al-Faqir (al-faqir artinya ‘si bungkuk’) menuturkan:

Dahulu aku sempat terseret dalam salah satu pendapat sekte Khawarij -yaitu berkeyakinan bahwa pelaku dosa besar kekal di neraka, dan orang yang sudah masuk neraka tidak bisa lagi keluar darinya, pent-.

Suatu ketika, kami bersama serombongan orang berangkat menunaikan ibadah haji. Kemudian, kami keluar di hadapan orang-orang -untuk menyerukan pemikiran Khawarij dan menghasut manusia untuk mengikutinya, pent-.

(lebih…)