Beranggapan Sial

angka

Syaikh Abdullah bin Ibrahim al-Qar’awi hafizhahullah pernah ditanya :

هل يجوز للإنسان أن يتشاءم في عدد أو يوم أو شهر ونحو ذلك؟

“Bolehkah seorang insan memiliki anggapan sial berdasarkan bilangan/angka tertentu, hari, bulan, atau semacamnya?”

(lebih…)

Menanti Datangnya Bulan Penuh Berkah

 

ramadanyat0146

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila bulan Ramadhan telah masuk, maka dibukalah pintu-pintu langit.” dalam riwayat lain dikatakan, “Dibuka pintu-pintu surga, ditutup pintu-pintu Jahannam, dan setan-setan pun dibelenggu.” Dalam riwayat lainnya lagi disebutkan, “[dibuka] pintu-pintu rahmat.” (Muttafaq ‘alaih)

(lebih…)

Faidah Dari Kisah Yazid al-Faqir

saxiixm

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Seorang tabi’in bernama Yazid al-Faqir (al-faqir artinya ‘si bungkuk’) menuturkan:

Dahulu aku sempat terseret dalam salah satu pendapat sekte Khawarij -yaitu berkeyakinan bahwa pelaku dosa besar kekal di neraka, dan orang yang sudah masuk neraka tidak bisa lagi keluar darinya, pent-.

Suatu ketika, kami bersama serombongan orang berangkat menunaikan ibadah haji. Kemudian, kami keluar di hadapan orang-orang -untuk menyerukan pemikiran Khawarij dan menghasut manusia untuk mengikutinya, pent-.

(lebih…)

Buah Ilmu, Untaian Nasihat Ulama

560drinkkiwi

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Syaikh Abdul Aziz ar-Rajihi hafizhahullah berkata :

الثمرة من العلم هو العمل به والانتفاع به، فإذا لم يعمل الإنسان بعلمه ولا ينتفع به صار كاليهود، كمثل الحمار يحمل أسفارا، نسأل الله السلامة والعافية

Buah dari ilmu adalah beramal dengannya dan memetik faidah darinya. Oleh sebab itu, apabila seorang insan tidak mengamalkan ilmunya dan tidak bisa mengambil manfaat dari ilmu itu, maka dia menjadi serupa dengan Yahudi, seperti keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal. Kita memohon kepada Allah keselamatan dan kebaikan.

(lebih…)

Kondisi Zaman Yang Semakin Bertambah Buruk

1517682_525583004207302_1926010227_n

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Imam Bukhari rahimahullah meriwayatkan :

عن الزبير بن عدي قال أتينا أنس بن مالك فشكونا إليه ما نلقى من الحجاج فقال اصبروا فإنه لا يأتي عليكم زمان إلا الذي بعده شر منه حتى تلقوا ربكم سمعته من نبيكم صلى الله عليه وسلم

Dari az-Zubair bin Adi, dia berkata : Kami pernah mendatangi Anas bin Malik lalu kami mengeluhkan kepadanya mengenai apa-apa yang kami dapatkan dari al-Hajjaj -berupa tekanan dan kekejaman, pent-, maka beliau berpesan, “Sabarlah kalian, karena sesungguhnya tidaklah datang kepada kalian suatu zaman, kecuali zaman yang sesudahnya lebih buruk daripada sebelumnya, sampai kalian bertemu dengan Rabb kalian. Aku mendengarnya dari Nabi kalian shallallahu’alaihi wa sallam.” (HR. Bukhari dalam Kitab al-Fitan)

(lebih…)

Bagaimana Ilmu Dicabut

oldpaper

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

Imam al-Bukhari rahimahullah meriwayatkan :

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ ، قَالَ : سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، يَقُولُ : ” إِنَّ اللَّهَ لَا يَقْبِضُ الْعِلْمَ انْتِزَاعًا يَنْتَزِعُهُ مِنَ الْعِبَادِ ، وَلَكِنْ يَقْبِضُ الْعِلْمَ بِقَبْضِ الْعُلَمَاءِ ، حَتَّى إِذَا لَمْ يُبْقِ عَالِمًا اتَّخَذَ النَّاسُ رُءُوسًا جُهَّالًا ، فَسُئِلُوا فَأَفْتَوْا بِغَيْرِ عِلْمٍ فَضَلُّوا وَأَضَلُّوا “

Dari Abdullah bin ‘Amr bin al-‘Ash radhiyallahu’anhuma, dia berkata : Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya Allah tidaklah mencabut ilmu secara langsung dari hamba-hamba-Nya. Akan tetapi Allah mencabut ilmu dengan cara mewafatkan para ulama. Sampai apabila Allah tidak menyisakan lagi seorang ulama maka orang-orang pun mengangkat pemimpin-pemimpin yang bodoh; mereka pun ditanya dan berfatwa tanpa ilmu. Mereka itu sesat dan menyesatkan.” (HR. Bukhari dalam Kitab al-‘Ilmi)

(lebih…)