Penjelasan Empat Kaidah Pokok (4)

Bagian 2.

Awal Risalah

Penulis rahimahullah berkata, “Ketahuilah –semoga Allah membimbingmu untuk taat kepada-Nya– bahwa al-Hanifiyah yaitu agama Ibrahim adalah anda beribadah kepada Allah semata dengan memurnikan agama untuk-Nya. Sebagaimana firman Allah ta’ala (yang artinya), “Tidaklah Aku ciptakan jin dan manusia melainkan supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (Adz-Dzariyat : 56).”

(lebih…)

Peran Dzikir bagi Hati dan Keimanan

Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullah berkata, “Bagi seorang yang jatuh cinta, maka nama kekasih/Dzat yang dicintainya tentu tidak akan lenyap dari dalam hatinya. Seandainya dia dibebani untuk melupakan kekasihnya dari ingatannya niscaya dia tidak mampu melakukannya. Seandainya dibebani untuk menahan lisan dari menyebut-nyebutnya niscaya dia pun tidak sanggup bersabar menahannya.” (lihat Jami’ al-‘Ulum wa al-Hikam, hal. 560)

(lebih…)

Penjelasan Empat Kaidah Pokok (2)

Bersyukur Terhadap Nikmat Allah

Penulis -Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab- berkata, “Dan semoga Allah menjadikan kamu termasuk orang yang apabila diberi nikmat maka dia bersyukur.”

Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata, “Sesungguhnya kebanyakan orang apabila diberi nikmat maka mereka justru kufur dan mengingkarinya, bahkan mereka menggunakannya bukan dalam ketaatan kepada Allah ‘azza wa jalla, sehingga hal itu menjadi sebab kebinasaan diri mereka. Adapun orang yang bersyukur maka Allah akan menambahkan nikmat kepadanya. Allah berfirman (yang artinya), “Dan ingatlah ketika Rabb kalian telah mengumumkan jika kalian bersyukur pasti Aku akan tambahkan nikmat kepada kalian.” (Ibrahim : 7).” (lihat Syarh al-Fauzan, hal. 8)

(lebih…)