Penjelasan Empat Kaidah Pokok (3)
Memohon Ampunan Atas Dosa
Penulis rahimahullah berkata, “Dan semoga Allah menjadikan kamu termasuk orang yang apabila berbuat dosa maka dia pun beristighfar.”
Memohon Ampunan Atas Dosa
Penulis rahimahullah berkata, “Dan semoga Allah menjadikan kamu termasuk orang yang apabila berbuat dosa maka dia pun beristighfar.”
Bismillah.
Kaum muslimin yang dirahmati Allah, berikut ini kami sajikan rekaman ceramah/khutbah salah seorang ulama besar masa kini, yaitu Syaikh Shalih bin Fauzan hafizhahullah.
Imam Bukhari rahimahullah membuat bab dalam Sahihnya dengan judul Bab. Keutamaan Orang Yang Mendirikan Qiyam Ramadhan.
Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Barangsiapa yang mendirikan qiyam Ramadhan dengan penuh iman dan mengharap pahala, akan diampuni dosa-dosanya yang telah berlalu.” (HR. Bukhari no 1913)
Segala puji bagi Allah yang telah mencurahkan kepada kita sedemikian banyak nikmat dan bimbingan. Salawat dan salam semoga tercurah kepada nabi akhir zaman, para sahabatnya dan pengikut setia mereka di atas jalan keselamatan.
Kewajiban Menjaga Lisan
[43] Abu Hurairah radhiyallahu’anhu meriwayatkan, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya seorang hamba bisa saja hanya mengucapkan suatu kalimat namun hal itu menyebabkan dirinya terjerumus ke dalam neraka lebih jauh daripada jarak antara timur dan barat.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.
Imam Abu Ja’far Ath-Thahawi berkata : Kami -ahlus sunnah- tidak memandang bolehnya memberontak kepada para pemimpin dan penguasa/pemerintah yang mengatur urusan-urusan kami. Meskipun mereka bertindak aniaya. Kami tidak mendoakan keburukan terhadap mereka. Kami tidak melepaskan diri dari ketaatan kepada mereka. Kami memandang bahwa ketaatan kepada mereka adalah bagian dari ketaatan kepada Allah ‘azza wa jalla yang wajib hukumnya. Selama mereka tidak memerintahkan untuk bermaksiat. Kami mendoakan agar mereka selalu diberikan kebaikan dan keselamatan. (lihat Syarh Ath-Thahawiyah, hal. 379)
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Ada dua nikmat yang banyak orang tertipu dan merugi pada keduanya, yaitu kesehatan dan waktu luang.” (HR. Al-Bukhari dalam Kitab Ar-Riqaq)
Betapa pentingnya waktu, sampai-sampai Allah bersumpah dengan waktu dalam banyak ayat Al-Qur’an. Diantaranya Allah bersumpah demi waktu malam, waktu dhuha, waktu siang, dan waktu ashar. Waktu adalah nikmat yang sangat besar.
Keterangan : Diringkas dari Riyadhus Shalihin dengan Disertai Tambahan Faidah
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Tidaklah mereka diperintahkan melainkan supaya mereka beribadah kepada Allah dengan mengikhlaskan agama untuk-Nya dengan hanif, dan supaya mereka mendirikan sholat, menunaikan zakat. Itulah agama yang lurus.” (Al-Bayyinah : 5)
oleh : Syaikh Sulthan bin Abdillah al-‘Umari hafizhahullah
Salah seorang pecandu rokok mengisahkan :
كنت شاباً أشرب الدخان باستمرار
Dahulu saya adalah seorang pemuda yang terus-menerus kecanduan merokok.
Allah ta’ala berfirman (yang artinya), “Dan bertaubatlah kepada Allah kalian semua, wahai orang-orang yang beriman, mudah-mudahan kalian beruntung.” (QS. an-Nuur : 31)