Surat ini disebut al-Fatihah (pembuka) karena ia menjadi pembuka tulisan ayat-ayat al-Qur’an. Demikian pula ia menjadi pembuka bacaan di dalam sholat. al-Fatihah juga disebut dengan Ummul Kitab (induk al-Qur’an) sebagaimana pendapat jumhur/mayoritas ulama. Disebutkan dalam hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “alhamdulillah (surat al-Fatihah) adalah induk al-Qur’an, as-Sab’ul Matsaani (tujuh ayat yang diulang-ulang) dan al-Qur’an al-‘Azhim (bacaan yang agung).” (HR. Tirmidzi dan beliau mensahihkannya, Syaikh al-Albani pun mensahihkan hadits ini) (lihat Tafsir Ibnu Katsir, 1/101, Sahih Sunan Tirmidzi no. 3124)
(lebih…)