Sholat Dengan Pakaian Melebihi Mata Kaki
Syaikh Shalih bin Fauzan hafizhahullah pernah ditanya :
هل تجوز الصلاة في ثوب أسفل الكعبين؟
“Bolehkah -bagi lelaki, pent- sholat dengan mengenakan pakaian -celana/sarung, pent- yang melebihi dua mata kaki?”
Syaikh Shalih bin Fauzan hafizhahullah pernah ditanya :
هل تجوز الصلاة في ثوب أسفل الكعبين؟
“Bolehkah -bagi lelaki, pent- sholat dengan mengenakan pakaian -celana/sarung, pent- yang melebihi dua mata kaki?”
Mengetahui Imam Dalam Keadaan Berhadats
[11] Syaikh as-Sa’di rahimahullah pernah ditanya, “Apabila sebagian makmum mengetahui bahwa imam dalam keadaan berhadats, apakah hal itu menyebabkan batalnya sholat para jama’ah yang lain?” Beliau menjawab, “Apabila sebagian makmum mengetahui -dengan pasti, pent- bahwa imam dalam keadaan berhadats maka status tidak sah/batal sholat itu hanya berlaku bagi yang mengetahui. Adapun para makmum yang lain yang tidak mengetahui, sholat mereka adalah sah tanpa ragu sedikit pun.” (lihat al-Majmu’ah al-Kamilah [16/121])