Penjelasan Hakikat Ibadah

Hakikat ibadah itu adalah ketundukan dan perendahan diri. Apabila disertakan bersamanya kecintaan dan kepatuhan maka jadilah ia ibadah secara syar’i. Dalam tinjauan syari’at, ibadah itu adalah melaksanakan perintah dan menjauhi larangan dengan dilandasi rasa cinta, harap, dan takut (lihat at-Tam-hiid, cet. Dar al-Minhaj, hal. 22)

(lebih…)

Rasa Takut Ulama Kepada Allah

Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah pernah ditanya :

Apakah makna dari firman Allah ta’ala (yang artinya), “Sesungguhnya yang merasa takut kepada Allah diantara para hamba-Nya hanyalah para ulama. Sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Pengampun.” (Fathir : 28). Apakah hal ini bermakna selain ulama tidak memiliki rasa takut kepada Allah? Dan ulama yang seperti apakah yang dimaksud oleh ayat ini?

(lebih…)

Mengenal Tiga Landasan Utama

Penulis Kitab

Kitab Ushul Tsalatsah (tiga landasan utama) ditulis oleh Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah. Beliau bernama Muhammad bin Abdul Wahhab bin Sulaiman bin Ali at-Tamimi. Beliau dilahirkan pada tahun 1115 H dan wafat pada tahun 1206 H. Beliau berasal dari keturunan kabilah bani Tamim yang dikabarkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwasanya mereka adalah orang-orang yang paling keras permusuhannya terhadap Dajjal sebagaimana disebutkan dalam hadits riwayat Bukhari (no. 2543). Hal ini menunjukkan bahwa kabilah ini akan terus ada hingga masa munculnya Dajjal (lihat Kutub wa Rasa’il Abdil Muhsin, 5/39)

(lebih…)

Kedua Tangan-Nya Terbentang

Allah berfirman (yang artinya), “Orang-orang Yahudi berkata ‘tangan Allah terbelenggu’ maka semoga tangan-tangan mereka itulah yang terbelenggu, dan mereka dilaknat atas apa yang mereka ucapkan itu. Bahkan, dua tangan-Nya senantiasa terbentang. Dia menginfakkan sebagaimana apa yang dikehendaki-Nya.” (al-Ma’idah : 64)

(lebih…)