Iman kepada Para Rasul

Iman kepada para rasul mencakup empat perkara :

Pertama : Mengimani bahwa risalah yang mereka sampaikan adalah benar dari sisi Allah ta’ala. Barangsiapa mengingkari risalah salah satu diantara para rasul itu sesungguhnya dia telah mengingkari/kufur terhadap semuanya.

(lebih…)

Mutiara Aqidah Islam

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Kami memohon kepada Allah Yang Maha Pemurah Rabb pemilik Arsy yang agung, semoga Allah menjadi penolong dan pelindung bagimu di dunia dan di akhirat, dan semoga Allah menjadikanmu orang yang diberkahi di mana pun berada. Semoga Allah jadikan dirimu apabila diberi nikmat bersyukur, apabila ditimpa musibah bersabar, dan apabila berbuat dosa bersitighfar. Sesungguhnya ketiga hal ini adalah tanda-tanda kebahagiaan dan keberuntungan seorang hamba (lihat dalam mukadimah risalah al-Qawa’id al-Arba’ dan al-Wabil ash-Shayyib)

(lebih…)

Siapa Rabbmu?

Di dalam al-Wajibat, Syaikh Abdullah bin Ibrahim al-Qar’awi hafizhahullah berkata :

فإذا قيل لك: من ربك؟ فقل: ربي الله، الذي ربَّاني وربَّى جميع العالمين بنعمته، وهو معبودي، ليس لي معبودٌ سواه

Apabila ditanyakan kepadamu “Siapa Rabbmu?” jawablah “Rabbku adalah Allah Yang telah mentarbiyahku dan mentarbiyah seluruh alam dengan nikmat-nikmat-Nya. Dia lah sesembahanku, tidak ada bagiku sesembahan selain-Nya.”

(lebih…)

Merajut Makna Penghambaan

Hakikat Ibadah

Hakikat ibadah itu adalah ketundukan dan perendahan diri. Apabila disertakan bersamanya kecintaan dan kepatuhan maka jadilah ia ibadah secara syar’i. Dalam tinjauan syari’at, ibadah itu adalah melaksanakan perintah dan menjauhi larangan dengan dilandasi rasa cinta, harap, dan takut (lihat at-Tam-hiid, cet. Dar al-Minhaj, hal. 22)

(lebih…)